Ketua DPRD DIY Sambung Rasa Dengan Penyandang Disabilitas

Akurat.co, Jogja - Kemandirian perekonomian bagi penyandang disabilitas masih perlu dukungan dari pemerintah.
Salah satu penyebabnya, karena keterbatasan yang memang dimiliki para penyandang disabilitas tersebut.
Salah satu bentuk dukungan yang diberikan, bisa berupa pelatihan usaha.
Dimana nantinya para penyandang disabilitas bisa lebih mandiri.
Hal tesebut muncul dalam sambung rasa antara Ketua DPRD DIY dengan Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kabupaten bantul di Balai Kalurahan Canden, Jetis.
Baca Juga: Membekali Penyandang Disabilitas dengan Pelatihan Keterampilan Khusus
"Jenis pelatihan usahanya diharapkan yang bisa mendongkrak pendapatan kami dengan cara membuka usaha setelah mengikuti pelatihan-pelatihan," kata Saif salah satu penyandang disabilitas, Senin (29/09/2025).
Bejo sebagai perwakilan rekan rekan difabel menyampaikan harapan yang besar untuk DPRD DIY agar selalu memperhatikan orang orang disabilitas.
Pihaknya berharap DPRD DIY agar selalu memperhatikan penyandang disabilitas.
"Kami berharap semoga hal ini bukan hanya sekedar ceremonial, tetapi juga sebagai langkah yang tepat dalam menjaring aspirasi masyarakat DIY khususnya," tegasnya.
Sambung rasa tersebut menurut Ketua DPRD DIY Nuryadi sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat khususnya rekan rekan difabel.
Baca Juga: Jamkesus Terpadu, Pelayanan Kesehatan Bagi Penyandang Disabilitas
Karena menurutnya, anggota dewan bukan pejabat melainkan wakil rakyat.
“Bagi saya anggota dewan itu bukan pejabat, tapi wakil rakyat. Kebahagiaan seorang wakil rakyat ketika sowan di hadapan masyarakat dapat diterima dengan baik," ungkapnya.
Sambung rasa juga sebagai salah satu bentuk penjaringan aspirasi serta menyambung rasa antara wakil rakyat dan rakyatnya.
“Sambung rasa ini saya lakukan dengan harapan setelah dari sini saya mendapatkan aspirasi sebagai sangu saya untuk bekerja sebagai wakil rakyat," ungkapnya.
Terkait pelatihan yang diinginkan penyandang disabilitas, DPRD DIY akan berkomunikasi dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) DIY.
Baca Juga: 372 Atlet Disabilitas Bersaing Menjadi yang Terbaik di Peparda IV DIY 2025
"Nanti coba saya bantu koordinasikan dengan dinas. Nanti disitu lengkap mulai dari alat sampai yang melatih. Dengan syarat, setelah melakukan pelatihan monggo dimanfaatkan dengan baik fasilitas yang diberikan," tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Pertandingan PSIM vs PSM Makassar, Tuan Rumah Terbebani Wajib Menang
- 2K-24 Healthy Run 2026 di Jogja, Boleh Bawa Stroller?
- 3Gaji ASN Lewat KDMP, DPRD DIY Khawatirkan Keamanan Data
- 412 Atlet SOIna DIY Siap Berlaga di PESONAS II 2026 Kupang
- 5Kolaborasi 5 Universitas APTIK di UAJY: Cetak Mahasiswa Ilmu Komunikasi Melek Teknologi AI
- 6Jelang Hari Santri 2026, Kemenag Sleman dan FKUB Reresik Pondok Pesantren
- 7Ada Agenda Keagamaan, Laga PSIM vs PSM Digelar tanpa Penonton
- 8Perjuangan Muhammad Yunus Kuliah di UNY, jadi Ojol Makanan saat Waktu Luang
- 9Kalah 4 Kali Beruntun, Pelatih PSIM: Wajar Suporter Kecewa dan Marah
- 10Suporter PSIM Minta Van Gastel Dipecat Dalam Waktu 1x24 Jam






