Dialami Aurelie Moeremans, Psikolog UMY Ungkap Child Grooming Kerap Tak Disadari Korban

Akurat.co,Jogja-Praktik child grooming menjadi perhatian luas karena pengakuan artis Aurelie Moeremans.
Ironisnya, kasus ini kerap tak disadari obyek atau korban.
Psikolog Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Cahyo Setiadi Ramadhan mengatakan, ada beberapa kondisi yang membuat child grooming tak disadari korban.
Baca Juga: UMY Segera Miliki Science Techno Park
Ia menyebut pelaku secara bertahap membangun kedekatan emosional dengan anak sebelum akhirnya memanfaatkan relasi tersebut untuk kepentingan pribadi.
“Child grooming dilakukan melalui proses yang perlahan dan manipulatif," ujarnya.
Pelaku, kata dia, berupaya menciptakan ketergantungan emosional anak. Ketika anak sudah merasa aman dan bergantung, di situlah pelaku mulai mengambil keuntungan dari relasi tersebut.
"Sering berujung pada eksploitasi seksual,” jelas Cahyo dikutip dari laman resmi UMY, Kamis (22/1/2026).
Dalam sejumlah kasus, child grooming bahkan berakhir pada relasi yang tampak sah secara sosial, seperti pernikahan.
Namun, menurut Cahyo, kondisi tersebut tidak serta-merta menghapus unsur eksploitasi.
Relasi yang dibangun sejak anak berada dalam posisi rentan tetap menyimpan ketimpangan kuasa, sehingga sulit menghadirkan hubungan yang setara dan sehat.
Baca Juga: Dosen FK UMY Ingatkan Bahaya Diabetes MODY yang Intai Anak Muda, Apa Itu?
Ironisnya, praktik child grooming sering kali tidak disadari oleh korban maupun lingkungan sekitar. Hal ini terjadi karena pelaku kerap menampilkan diri sebagai sosok yang terlihat peduli, suportif, dan dapat dipercaya.
“Pelaku biasanya ramah, perhatian, mau mendengarkan keluh kesah anak, serta memberikan validasi emosional. Dari luar, ia tampak seperti orang dewasa yang baik.
Padahal, di balik itu terdapat motif yang tidak sehat dan berpotensi merusak perkembangan psikologis anak,” ungkapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Pertandingan PSIM vs PSM Makassar, Tuan Rumah Terbebani Wajib Menang
- 2K-24 Healthy Run 2026 di Jogja, Boleh Bawa Stroller?
- 3Gaji ASN Lewat KDMP, DPRD DIY Khawatirkan Keamanan Data
- 412 Atlet SOIna DIY Siap Berlaga di PESONAS II 2026 Kupang
- 5Kolaborasi 5 Universitas APTIK di UAJY: Cetak Mahasiswa Ilmu Komunikasi Melek Teknologi AI
- 6Jelang Hari Santri 2026, Kemenag Sleman dan FKUB Reresik Pondok Pesantren
- 7Perjuangan Muhammad Yunus Kuliah di UNY, jadi Ojol Makanan saat Waktu Luang
- 8Ada Agenda Keagamaan, Laga PSIM vs PSM Digelar tanpa Penonton
- 9Kalah 4 Kali Beruntun, Pelatih PSIM: Wajar Suporter Kecewa dan Marah
- 10Suporter PSIM Minta Van Gastel Dipecat Dalam Waktu 1x24 Jam





