Dosen FK UMY Ingatkan Bahaya Diabetes MODY yang Intai Anak Muda, Apa Itu?

Akurat.co,Jogja-Dosen Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UMY, dr. Wahyu Tri Kurniawan, Sp.PD mengingatkan bahaya diabetes MODY yang intai anak muda.
MODY atau Maturity Onset Diabetes of the Young dapat muncul pada usia relatif muda dan dipicu oleh faktor genetik.
Menurut Wahyu pada dasarnya, diabetes terbagi menjadi lima kelompok besar. Yang paling sering dikenal masyarakat adalah diabetes melitus tipe 1 dan tipe 2. Selain itu terdapat diabetes gestasional, diabetes monogenik, dan jenis diabetes lainnya.
Baca Juga: Peneliti UGM Ungkap Bunga Rosella Bisa Obati Diabetes
"Nah, diabetes MODY ini termasuk dalam kelompok diabetes monogenik,” jelas sosok yang juga dokter spesialis penyakit dalam di RS PKU Gamping ini.
Diabetes MODY umumnya muncul pada rentang usia yang tidak lazim untuk diabetes. Meski mengandung istilah of the young, kondisi ini tidak terjadi pada usia anak-anak, melainkan pada usia dewasa muda, yakni sekitar 20 hingga 25 tahun.
Rentang usia inilah yang kerap membuat MODY sulit dibedakan dari jenis diabetes lainnya.
“Rentang usia MODY cukup beragam. Jadi bukan pada usia anak, tetapi juga terlalu muda untuk diabetes tipe 2," ungkapnya.
Kondisi ini disebabkan oleh gangguan pada salah satu gen yang berperan dalam produksi insulin.
Karena itu, MODY berbeda dengan diabetes tipe 1 yang bersifat autoimun dan berbeda pula dengan diabetes tipe 2 yang sangat berkaitan dengan gaya hidup.
Salah satu alasan diabetes MODY jarang dikenal adalah karena jumlah kasusnya yang relatif kecil. Secara global, MODY hanya mencakup sebagian kecil dari keseluruhan kasus diabetes.
Baca Juga: Anak Muda Pada Kena Jantung hingga Diabetes, Pemda DIY Ingatkan Gerakan Hidup Sehat
Selain itu, batas klinis antara MODY dan diabetes tipe lain terbilang tipis.
Ia menambahkan bahwa proses penegakan diagnosis MODY juga tidak sederhana. Diagnosis MODY memerlukan pemeriksaan analisis genetik, yang hingga kini belum menjadi pemeriksaan rutin di Indonesia karena keterbatasan fasilitas, biaya, dan akses.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Dispar Bantul Gelar Pameran Layang-Layang 'Akasa Cangkring' di Pantai Cangkring
- 2Lewat Program Masdaku, Diskop UKM Sleman Dorong 111 Ribu UMKM Go Digital
- 3Satu Tahun Wajah Baru Pasar Godean: Ada Pembagian 4.000 Porsi Makanan Gratis!
- 4KPU dan Bawaslu Sleman Sinkronisasi Data Pemilih Triwulan III 2026
- 5UAJY Gelar International Cross Cultural Day 2026 di Yogyakarta, Pertemukan Budaya Berbagai Negara
- 6Pilihan Warna Baru New Honda Stylo 160: Tampil Lebih Retro dan Premium!
- 7Liga Seri A Askab PSSI Sleman 2026 Resmi Bergulir, Diikuti 8 Tim
- 8Kontingen Bantul Raih Juara Umum PORPRISA DIY 2026
- 9Kalah dalam 3 Laga Awal, Fans PSS Berharap Finis 10 Besar
- 10UGM Kembangkan Gula Semut Kulon Progo jadi Produk Ekspor




