30 Lebih Daycare di Kota Jogja Tak Berizin, Orang Tua Perlu Hati-hati

Akurat.co,Jogja-Kasus dugaan penelantaran dan kekerasan di tempat penitipan anak atau Daycare Little Aresha Kota Jogja berefek panjang.
Pemkot Jogja merazia tempat-tempat penitipan anak untuk memastikan perizinan dan legalitasnya.
Dari hasil sweeping terhadap seluruh daycare di Kota Yogyakarta, diketahui 37 lembaga memiliki izin.
Baca Juga: Sri Sultan: Kekerasan di Little Aresha Pertama dan Terakhir di DIY
Sedang lebih dari 30 lainnya belum memiliki aspek legalalitas.
"Ini menjadi pembelajaran bersama lintas sektor agar ke depan regulasi dan pengawasan bisa jauh lebih baik,” terang Wali Kota Jogja, Hasto Wardoyo dikutip dari laman resmi Pemkot.
Perlindungan korban
Di sisi lain, Pemkot Jogja juga memberikan perlindungan terhadap korban Daycare Little Aresha.
“Kami harus secepatnya memberikan perlindungan kepada korban," tandasnya.
Pemkot telah melakukan pendampingan intensif dengan menemui langsung keluarga korban.
Hasto menegaskan, tidak hanya anak yang menjadi korban, tetapi orang tua juga mengalami tekanan psikologis berat sehingga membutuhkan perhatian khusus.
Sebagai langkah darurat, Pemkot mengidentifikasi sedikitnya 15 daycare atau TPA alternatif di sekitar lokasi yang mampu menampung hingga 78 anak.
Kebijakan ini diambil untuk menjawab kebutuhan mendesak para orang tua yang tetap harus bekerja namun tidak lagi memiliki tempat pengasuhan yang aman.
Tidak hanya itu, Pemkot juga memastikan pembiayaan pengasuhan alternatif bagi anak-anak korban ditanggung hingga akhir semester, sebagai bentuk kehadiran negara dalam situasi krisis.
Pemkot Yogyakarta melalui UPT PPA terus membuka layanan pendampingan psikologis dan hukum bagi korban dan keluarga melalui hotline 08112857799.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Sinergi Lintas Daerah, Sleman dan Klaten Bagi Potensi Pajak Candi Prambanan Demi Dongkrak PAD
- 2Gebrakan VinFast di Jogja: Rilis 3 Motor Listrik Baru, Varian Termurah Bisa Tembus 145 Km
- 3Siap-siap! Perusahaan di Gunungkidul Buka 1.000 Lapangan Kerja Baru
- 4Rayakan Dies Natalis ke-61, UAJY Tegaskan Komitmen Pendidikan Berdampak Nyata
- 5Finis Keempat di Race 2 Aragon, Ramadhipa Jaga Asa Tembus 3 Besar Klasemen JuniorGP
- 6Nostalgia Zaman Dulu melalui Pasar Lawas Mataram di Kawasan Masjid Gedhe Bantul
- 7Kembali Berlatih usai Libur, Skuad PSIM Fokus Kembalikan Kebugaran
- 8Heboh Grup Chat Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswa Teknik, Ini Pernyataan UGM
- 9DIY Bebas Rabies, Kenapa Sleman Malah Gelar Vaksinasi Gratis Gede-gedean?
- 10Musim Hujan DIY Mulai November 2026, Dua Wilayah Ini Bakal Basah Duluan









