DPRD DIY Resmi Luncurkan Forum Parlemen Nyawiji, Siap Bahas 5 Isu Penting

Akurat.co, Jogja - DPRD DIY resmi meluncurkan Forum Parlemen Nyawiji, Rabu (16/9/2026).
Forum ini menjadi wadah kolaborasi antara lembaga legislatif, kementerian, perguruan tinggi dan elemen masyarakat dalam memperkuat perumusan kebijakan daerah yang berbasis sains dan kajian ilmiah.
Ketua DPRD DIY, Nuryadi mengatakan, kehadiran Forum Parlemen Nyawiji merupakan bentuk komitmen untuk membangun kolaborasi yang nyata dan berkelanjutan.
Menurutnya, sinergi berbagai pihak diperlukan agar kebijakan yang dihasilkan dapat menjawab kebutuhan riil masyarakat dan didukung kajian yang matang.
Baca Juga: DPRD DIY Minta Menkeu Batalkan Pemangkasan Dana Transfer Daerah
"Kolaborasi nyata dan bukan sekadar wacana, agar kebijakan yang lahir benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Peresmian ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara DPRD DIY dengan Kemendiktisaintek RI, perguruan tinggi dan seluruh mitra forum sebagai fondasi kerja sama jangka panjang yang akan terus kita kembangkan ke depan," ujar Nuryadi.
Nuryadi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bergabung dalam Forum Parlemen Nyawiji.
DPRD DIY, lanjutnya, siap memfasilitasi keberlanjutan kerja forum agar kolaborasi yang dibangun dapat memberikan manfaat nyata bagi tata kelola kebijakan publik di DIY.
"Hari ini kita tidak sekadar meresmikan forum. Kita meneguhkan komitmen untuk mendengar dan menegaskan," ungkapnya.
Baca Juga: JJLS Kelok 23 Mulai Diuji Coba, DPRD DIY Soroti Hal Ini
Kepala LLDIKTI Wilayah V DIY, Prof Setyabudi Indartono menyampaikan apresiasi dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek) atas terbentuknya Forum Parlemen Nyawiji.
Ia menilai forum tersebut relevan dan strategis, terlebih setelah sebelumnya diluncurkan 22 Konsorsium PTN-PTS se-DIY dalam Sarasehan Sains dan Teknologi Apresiasi (SSTY) DIY 2026.
Sinergi perguruan tinggi di bawah LLDIKTI Wilayah V saat ini menghimpun 99 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dan 5 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Yogyakarta.
"Kekuatan tersebut turut melibatkan ribuan pakar, doktor dan profesor yang terbagi dalam 22 konsorsium tematik pembangunan daerah," ungkapnya.
Baca Juga: DPRD DIY Minta Pemutakhiran Data Bansos Bisa Lebih Tepat Sasaran
Berbagai isu strategis di lima kabupaten/kota di DIY siap dikaji melalui konsorsium tersebut. Antara lain Aerotropolis di Kulon Progo, penanganan sampah dan kesehatan jiwa di Kota Yogyakarta, ketahanan pangan dan tata ruang di Sleman, pemberdayaan ekonomi dan pengentasan kemiskinan di Gunungkidul, serta sektor pariwisata dan kesehatan di Bantul.
Pengukuhan ini semakin diperkuat dengan peningkatan kelembagaan perguruan tinggi. Termasuk bertambahnya program studi unggul, peningkatan status akreditasi institusi, serta jumlah Guru Besar dan tenaga pengajar di Yogyakarta.
"Dengan kapasitas tersebut, pakar di lingkungan perguruan tinggi dinilai siap mendukung Forum Parlemen Nyawiji dalam penyusunan naskah akademik, riset berbasis bukti (evidence-based policy), serta rekomendasi kebijakan untuk mendukung kemajuan keistimewaan DIY," tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 1Inovasi Smart Claypot UPNVY, Simpan Cabai 15 Hari Tanpa Listrik
- 2Pembukaan FKY 2026, Hadirkan Kolaborasi Apik Sultan dan Kunto Aji
- 3544 Atlet ASN Siap Berlaga dalam PORPRIDA DIY 2026
- 4JJLS Kelok 23 Mulai Diuji Coba, DPRD DIY Soroti Hal Ini
- 5Pelantikan Pengurus Peradi 3 Kabupaten/Kota, Dorong Sinergi Penegakan Hukum Berkeadilan
- 6Keren, Jam Belajar Masyarakat Kota Jogja Dimulai dari Tingkat RW
- 7Dorong Minat Baca, UAJY Gelar Bazar Buku
- 8Warga Sengir Sleman Terima Serat Kekancingan dari Keraton
- 9DPRD DIY Resmi Luncurkan Forum Parlemen Nyawiji, Siap Bahas 5 Isu Penting
- 10DPRD DIY Minta Menkeu Batalkan Pemangkasan Dana Transfer Daerah








