Jogja

PSBS Biak Pilih Yogyakarta Sebagai Rumah untuk Mengarungi Liga 1 2025/2026

Yayat Rismunadi | 9 Juli 2025, 17:17 WIB
PSBS Biak Pilih Yogyakarta Sebagai Rumah untuk Mengarungi Liga 1 2025/2026

Akurat.co, Jogja - Setelah lama tidak terdengar kabarnya, PSBS Biak kini memilih Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai markas utama untuk menjalani BRI Super League 2025/2026.

Setelah musim lalu anteng di kandang Jayapura, PSBS Biak kini sudah mendatarkan 2 nama stadion baru yang berada di DIY seperti Stadion Sultan Agung di Bantul dan Stadion Maguwoharjo yang berada di Sleman.

Baca juga: PSIM Rekrut Bek Seharga Rp5 M asal Argentina, Pernah Main di Levante

Bahkan, pemusatan latihan juga sudah dilakukan oleh klub berjuluk "Badai Pasifik" ini, yang terdiri dari 33 pemain lokal dan asing.

Meskipun musim lalu PSBS Biak mampu bertengger di peringkat 9 klasemen, kini PSBS Biak minim pemberitaan soal persiapan hadapi musim baru selanjutnya.

Baca juga: Tak Diperpanjang PSIM, Irvan Mofu Berlabuh ke PSS Sleman

Santer terdengar tim ini mengalami masalah finansial, sehingga banyak pemain kunci pindah haluan ke klub Persipura meskipun saat ini bermain di liga kasta kedua.

Namun, dalam pemusatan latihan di Sleman sudah hadir 10 pemain asing dari PSBS yang siap berkompetisi dan bersaing untuk musim depan.

Baca juga: Jadwal Uji Coba PSS Sleman vs Persebaya yang Akan Disiarkan Live Indosiar

Dengan berbagai dukungan sponsor seperti Bank Papua, PT Freeport Indonesia, dan PT Nusatuna, dan akan terus menjajaki komunikasi dengan sponsor lain, diharapkan PSBS Biak akan semakin matang.

Rencananya BRI Super League 2025/2026 akan berlangsung pada tanggal 8 Agustus 2025. Sedangkan PSBS Biak akan melawan tim peringkat kedua musim lalu yaitu Bhayangkara Presisi Lampung FC, pada 9 Agustus 2025,yang akan digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman.

 

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.