Jogja

PSIM Yogyakarta akan Berkandang di Stadion Sultan Agung, Bagaimana Nasib di Maguwoharjo?

Yudi Permana | 5 Agustus 2025, 12:31 WIB
PSIM Yogyakarta akan Berkandang di Stadion Sultan Agung, Bagaimana Nasib di Maguwoharjo?



Akurat.co,Jogja-PSIM Yogyakarta sepertinya akan berkandang di Stadion Sultan Agung, Bantul.

Tapi, manajemen Laskar Mataram masih mengharap bisa juga menggunakan Stadion Maguwoharjo.

Hal tersebut diungkap Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) PSIM Jogja, Wendy Umar Seno Aji.

Wendy mengungkap, di tengah ketidakpastian penggunaan Stadion Maguwoharjo, Sultan Agung Bantul menjadi opsi alternatif.

"Kami juga harus mengantisipasi beberapa pertandingan yang kemungkinan besar tidak bisa dilakukan di Stadion Maguwoharjo,” jelasnya seusai menerima hasil asesmen kelayakan Stadion Sultan Agung menggelar laga Super League.

Baca Juga: Takluk 0-1 dari Tim Liga 2 di Laga Terakhir Pramusim, Pelatih PSIM Jean-Paul Van Gastel Fokus ke Menit Bermain

“Tidak menutup kemungkinan, ke depan, kita juga akan tetap asesmen di Stadion Maguwoharjo, menunggu arahan dari pemerintah Kabupaten Sleman,” tambah Wendy.

Sultan Agung layak menggelar laga Super League, meski ada catatan

Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul dinyatakan layak setelah meraih nilai baik dalam asesmen kelayakan.

Dilansir dari laman resmi PSIM, proses asesmen dilakukan oleh tim dari Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bersama Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Bantul, Rabu (23/7/2025).

Hasilnya, SSA meraih nilai 73,46 persen dengan kategori “baik”.

Hasilnya, tidak ditemukan kerusakan struktural mayor pada bangunan stadion yang menjadi kebanggaan Bumi Projotamansari tersebut.

Meski, terdapat catatan perbaikan pada pintu masuk dan keluar stadion, atap tribun, lampu penerangan, hingga pengurangan kapasitas penonton.

Baca Juga: PSS Sleman Mulai Tentukan Kerangka Tim Menjelang Kompetisi Liga 2

Meski dinilai layak, tim asesor memberikan beberapa catatan penting yang harus segera diperbaiki. Salah satu yang utama adalah perbaikan sistem pintu masuk dan keluar stadion yang sudah korosi.

Selain itu, beberapa bagian atap tribun yang lepas dan pagar pembatas juga menjadi fokus perbaikan. Hal ini untuk menjamin keselamatan dan keamanan para penonton saat laga berlangsung.

Kapasitas stadion juga dipastikan tidak akan bisa digunakan secara maksimal.

“Ada pembatasan kapasitas penonton yang tidak bisa maksimal pada saat pelaksanaan nantinya,” tegas Wendy.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.