Jogja

2 Atlet Tembak Asal Gunungkidul Perkuat Kontingen Indonesia di Asian Games ke-20

Haris Ma'ani | 16 September 2026, 09:02 WIB
2 Atlet Tembak Asal Gunungkidul Perkuat Kontingen Indonesia di Asian Games ke-20
Dua atlet menembak Gunungkidul yang tergabung dalam kontingen Indonesia di ajang Asian Games ke-20. -foto: dok.pemkab bantul

Akurat.co,Jogja-Dua atlet tembak asal Kabupaten Gunungkidul memperkuat kontingen Indonesia untuk ajang Asian Games ke-20 di Jepang, 19 September-4 Oktober 2026.

Dua atlet tersebut adalah Kanurian Al-Ghozi dan Anang Febrian.

Keduanya tergabung dalam kontingen Merah Putih yang secara resmi dilepas oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, bersama 432 atlet nasional lainnya pada Rabu, 9 September lalu.

Kanurian Al-Ghozi dan Anang Febrian merupakan binaan olahraga menembak Gunungkidul yang kini menembus panggung Asia, membawa nama daerah sekaligus bangsa.

Baca Juga: Kelok 23 Baru Difungsikan untuk Kendaraan Roda 2 dan 4 Saja, Kapan Kendaraan Berat?

Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih mengaku bangga dan atas capaian kedua atlet tersebut.

"Ini adalah kehormatan besar bagi Gunungkidul. Dari sekian banyak putra terbaik bangsa, dua di antaranya adalah anak-anak daerah kita sendiri.

Prestasi ini membuktikan bahwa dari Gunungkidul lahir bibit-bibit unggul yang mampu bersaing di tingkat Asia,” ujar Bupati Endah.

Endah menegaskan bahwa keberhasilan ini bukan datang secara instan, melainkan buah dari kerja keras, disiplin, dan latihan yang panjang.

Ia berpesan agar kedua atlet berjuang dengan penuh keberanian dan memberikan kemampuan terbaiknya di lapangan.

“Tidak ada jalan pintas menuju prestasi. Di balik setiap medali ada keringat, pengorbanan, dan doa," ungkapnya dikutip dari laman resmi Pemkab Gunungkidul, Rabu (16/9).

Bupati Endah secara khusus mengajak seluruh masyarakat Gunungkidul dan masyarakat Indonesia untuk turut memanjatkan doa serta memberikan dukungan penuh bagi kedua atlet.

Baca Juga: Potret Warga Gunungkidul Antre Bantuan Air Bersih

“Kami mohon kepada seluruh masyarakat Gunungkidul, mari kita iringi perjuangan putra daerah kita dengan doa.

Dukungan dan doa dari kampung halaman adalah kekuatan yang tak ternilai," pungkasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.