Potret Warga Gunungkidul Antre Bantuan Air Bersih

Akurat.co,Jogja- Warga Dusun Pundak, Kelurahan Tepus, Kecamatan Tepus, Gunungkidul rela mengantre demi mendapatkan bantuan air bersih.
Senin (7/9), Pemda DIY menggandeng Keraton Yogyakarta dan Polda DIY kembali menyalurkan air bersih untuk warga Gunungkidul.
Baca Juga: 37 Tangki Air Bersih Diturunkan Atasi Kekeringan di Rongkop Gunungkidul
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Kalurahan, Kependudukan, dan Pencatatan Sipil (PMK Dukcapil), KPH Yudanegara mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan atas arahan Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X.
Kekeringan melanda Gunungkidul saat ini. -foto: instagram/humasjogja
Sri Sultan juga mengharapkan Pemda DIY bisa selalu bersinergi dengan Polda DIY untuk memberikan bantuan air bersih, khususnya di wilayah Gunungkidul.
KPH Yudanegara menambahkan, dengan adanya program penyaluran air bersih ini diharapkan bisa mengatasi masalah air bersih di DIY.
Ia pun menekankan pentingnya kolaborasi dari berbagai pihak agar masalah kesulitan akses air bersih bisa teratasi.
Warga pun rela antrre demi mendapatkan air bersih. -foto: instagram/humasjogja
“Semoga program ini bisa bermanfaat untuk masyarakat, dan juga kita berdoa sama-sama semoga kekeringan di Indonesia bisa cepat terkendali,” ucap KPH Yudanegara dikutip dari laman resmi Pemda DIY.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY, Agustinus Ruruh Haryata menyampaikan, BPBD DIY telah menetapkan status siaga darurat kekeringan di level provinsi terhadap semua wilayah kabupaten di DIY.
Perjuangan seorang bapak memikul galon yang berisi air bersih dari tempat penyaluran bantuan ke rumahnya. -foto: instagram/humasjogja
Ia juga menilai program penyaluran air bersih dan water treatment ini bisa membantu warga dalam memenuhi kebutuhan air bersih di wilayah yang membutuhkan.
Baca Juga: Pakar UGM Ungkap Kekeringan Dapat Berlangsung hingga Awal 2027
“Berdasarkan rapat koordinasi yang sudah kami lakukan dengan BPBD Kabupaten, kami siap untuk melakukan droping air bersih sampai dengan akhir September 2026 nanti.
Semoga hal ini bisa membantu para warga yang kesehariannya sulit mendapat air bersih,” tuturnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Sarkem Fest 2026: Upaya Pemkot Jogja dan KAI Ubah Stigma Kawasan Pasar Kembang
- 2Jogja Makin Panas Menyengat! BMKG Ungkap Arti Grafik 'Warming Stripes' dan Pemicunya
- 3Profil Razzi Taruna, Mantan Manajer PSIM yang Kini jadi Direktur Olahraga Persik
- 4Stok BBM Sleman Diklaim Aman 7 Kali Lipat, Pemkab Minta Warga Tak Panic Buying
- 5Apa Itu Beras Fortifikasi? Dosen UMY Jelaskan Pengertian dan Dampaknya jika Tak Sesuai Kandungan
- 6Prediksi BRI Super League: Isenmulang vs PSIM jadi Laga Pemecah Telur bagi Tamu?
- 7Serunya Murid SD Tumbuh 2 Belajar Bikin Maket Rumah di UAJY
- 8Kalurahan Triwidadi Bangun Fasilitas Ramah Disabilitas Lewat Dana Keistimewaan
- 9Rangkaian Honda Bikers Day 2026 di Ambarawa Satukan 32.214 Bikers Se-Indonesia
- 10Daftar Klasemen Terbaru Moto3 2026, Setelah Pole Position di Australia Posisi Veda Naik?









