Secara Nasional Trend Fashion Pada Kuartal III 2025 Capai 82%, DIY Lebih Tinggi Lagi…

Akurat.co, Jogja - Trend fashion pada kuartal III 2025 menunjukkan kenaikan yang positif.
Secara nasional, jumlah pesanan kategori fashion di e-commerce naik hingga 82 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.
Kenaikan ini didorong oleh berbagai inisiatif kolaboratif. Seperti yang dilakukan Tokopedia dan TikTok Shop.
Melalui sejumlah program kedua plaform tersebut, menjadikan pesanan fashion khususnya batik cenderung meningkat.
Hal tersebut disampaikan Communications Senior Lead, Tokopedia and TikTok E-commerce, Antonia Adega di sela-sela workshop bersama media di Yogyakarta, Rabu (24/09/2025).
Baca Juga: Peringatan Hari Kebaya Nasional 2025 Dipusatkan Di Candi Prambanan, Ada Kegiatan Apa Saja?
"Di DIY bahkan angkanya lebih tinggi secara nasional. Jumlah pesanan di kategori fashion meningkat 89% pada periode yang sama," katanya.
Sejumlah produk batik dengan nilai transaksi tertinggi pada kuartal III 2025 di halaman ‘Melokal Dengan Batik’ Tokopedia dan TikTok Shop, yaitu: set kebaya dan rok batik, kemeja batik pria, dan batik couple.
Artinya, produk-produk fashion tersebut sangat diminati oleh pembeli.
"Temuan ini bisa menjadi wawasan tersendiri bagi penjual khususnya yang bergerak di industri fashion, atau bagi siapa saja yang punya niat memulai bisnis fashion," katanya.
Salah satu penjual batik di Tokopedia dan TikTok Shop adalah Mutiara Kurnia Dewi, pemilik Delova Wardrobe yang berada di Bantul Yogyakarta.
Baca Juga: Adrem, Kuliner Khas Bantul yang Masuk Warisan Budaya Takbenda
Memulai usaha saat pandemi melanda beberapa waktu lalu. Kebetulan di sekitar tempat tinggalnya banyak pengrajin batik.
Akhirnya dia memberanikan diri untuk memulai usaha yang kala itu masih sistem Pre Order (PO).
Selain jualan biasa, ia juga memanfaatkan fasilitas live streaming. Memang penontonnya tidak banyak. Tapi hampir semua penonton live kami melakukan pembelian dan pembayaran
"Live streaming menyumbang hampir 70 persen dari total penjualan di tempat kami," jelasnya.
Pemilik Rianty Batik, Aditya Suryadinata menyatakan bahwa promo tanggal kembar di Tokopedia dan TikTok Shop bisa mendongkrak penjualan dua kali lipat.
Baca Juga: Cobain Ampo, Camilan Tanah Liat Khas Bantul yang Masuk Warisan Budaya Takbenda
Rianty Batik dan Delova Wardrobe adalah contoh penjual batik dari DIY yang memanfaatkan platform e-commerce seperti Tokopedia dan TikTok Shop untuk memenangkan kompetisi di era digital.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Oase Malioboro Siap Sambut Wisatawan di Libur Akhir Tahun
- 2Sleman dan Bantul Sudah Musda, Golkar Gunungkidul Justru Mandek
- 3DIY Hujan di Musim Kemarau, BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem
- 4PWI DIY Terus Perjuangkan Gelar Pahlawan Nasional bagi Udin
- 5DIY Siapkan 203 Event Sepanjang 2027
- 6Pemda DIY Perkuat TPKJM untuk Layanan Kesehatan Jiwa Inklusif
- 7DPRD DIY Siap Bahas Anggaran DED Renovasi Stadion Mandala Krida
- 8Didukung Srikandi PLN, KWT di Sleman Kembangkan Kerupuk Susu Kambing
- 9Mahasiswa UAJY Ciptakan Masker Biomaterial Pencegah Debu Silika Industri
- 10Bongkahan Es Sebesar Kelapa Timpa Rumah Warga di Bantul, Ini Faktanya...









