Pakar UMY: Anggota Dewan yang Melukai Masyarakat Diberhentikan Saja dari Parpol

Akurat.co,Jogja-Pakar Sosiologi Politik Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Prof. Dr. Zuly Qodir, M.A mengharap sanksi keras kepada anggota dewan yang melukai masyarakat.
Ia menilai, langkah penonaktifan yang dilakukan partai politik (parpol) memang sudah tepat.
Tetapi, Zuly menyatakan semestinya sanksi bisa lebih tegas lagi.
Ia mencontohkan, anggota dewan seharusnya bisa diberhentikan dari partai politiknya sehingga secara otomatis kehilangan status dan fasilitas sebagai anggota DPR.
Baca Juga: Orangtua Resah Muncul Info Penculikan Mahasiswa di Yogyakarta, Benarkah?
"Kalau sampai diberhentikan dari partai, mereka akan punya rasa takut karena kehilangan semua fasilitasnya,” ujarnya.
Sebagaimana diketahui, sejumlah parpol sudah menonaktifkan anggotanya yang dianggap memancing reaksi masyarakat lantaran pernyataan kontroversial.
Partai Nasional Demokrat (NasDem) menonaktifkan Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach dari DPR RI.
Keputusan itu diteken langsung oleh Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh dan Sekretaris Jenderal Partai Nasdem Hermawi Taslim pada Minggu (31/8/2025).
Keduanya bakal tidak lagi aktif menjadi anggota DPR RI per 1 September 2025.
Partai Amanat Nasional (PAN) juga resmi memutuskan untuk menonaktifkan Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio dan Surya Utama alias Uya Kuya dari DPR RI.
Sedang Partai Golkar memutuskan untuk menonaktifkan Adies Kadir dari Fraksi Golkar DPR RI.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Sukses Jual 1.000 Unit V23, iCAR Hadir di Sleman Yogyakarta
- 2Keren, Rasio Ketersediaan Darah PMI Kota Jogja Tertinggi se-Indonesia
- 3Penumpang KA Jarak Jauh Daop 6 Yogyakarta Tembus 10,5 Juta
- 4Diva Maulana hingga Oscar Prasetyo Berjaya di Kraton Cup XXVIII 2026
- 5Batas Kelurahan Sleman Tuntas 100%, Sejarah Baru Bagi DIY?
- 6Senator DIY Syauqi Soeratno Harapkan PSIM Bisa Berkandang di Mandala Krida Musim Depan
- 7Pelajar Kota Jogja Beradu Kreativitas dan Imajinasi melalui Mural
- 8TKD DIY Anjlok Drastis, Dana Desa 2026 Dipangkas 74 Persen!
- 9Batas Kelurahan Sleman Tuntas 100%, Sejarah Baru Bagi DIY?
- 10Pelajar Kota Jogja Beradu Kreativitas dan Imajinasi melalui Mural








