Presiden Prabowo Sebut Ada Upaya Makar, Mahfud MD: Harus Dibuktikan Secara Hukum

Akurat.co,Jogja- Presiden RI Prabowo Subianto sempat melemparkan pernyataan adanya dugaan makar dalam aksi demontrasi yang belakang terjadi.
Pernyataan tersebut mengundang banyak reaksi dari sejumlah elemen masyarakat. Salah satunya mantan Menkopolhukam era Presiden Joko Widodo, Mahfud MD.
Mahfud menekankan bahwa hal itu harus dibuktikan secara hukum.
"Kalau ada makar, tangkap saja. Makar itu jelas diatur dalam KUHP. Pertama, menggulingkan pemerintah yang sah.
Kedua, menghalangi presiden dan wakil presiden menjalankan tugas. Apakah ada ke arah itu, saya tidak tahu. Pemerintah lebih tahu,” ujarnya.
Baca Juga: Mahfud MD: Jika Yogyakarta Memanas, Seluruh Indonesia Ikut Panas
Mahfud juga menyoroti gelombang demonstrasi yang belakangan ini terjadi.
Mahfud mengatakan, aksi demontrasi yang sejauh ini ini terjadi muncul secara organik dari keresahan publik, bukan hasil rekayasa atau rencana makar.
“Demo ini aslinya organik, ada alasan-alasan yang muncul dari bawah. Cuma kemudian ada yang menunggangi, tapi itu berbeda dengan mendalangi. Kalau mendalangi berarti merencanakan dan menggerakkan, sedangkan ini tidak,” jelasnya.
Yogyakarta barometer politik nasional
Lebih jauh, Mahfud juga mengomentari situasi keamanan dan politik Yogyakarta saat ini.
Pelemparan bom molotov dan batu ke sejumlah pos polisi di Yogyakarta pada Kamis pagi (4/9/2025) mendapatkan perhatian dari Mahfud.
Menurut Mahfud, Yogyakarta adalah barometer politik nasional.
Baca Juga: Nyalakan 1.000 Lilin, Mahasiswa Amikom Gelar Doa Bersama Untuk Rheza
Jika situasi Yogyakarta memanas, biasanya seluruh Indonesia ikut panas.
Sebaliknya, jika Yogyakarta kondusif, maka stabilitas nasional bisa lebih terjaga.
"Yogyakarta itu barometer. Kalau Yogyakarta panas, biasanya seluruh Indonesia ikut panas. Kalau Yogyakarta dingin, biasanya semua juga bisa berharap dingin," katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1DIY Belum Masuk Musim Hujan, Ini Penyebab Hujan dan Angin Kencang Belakangan Ini Menurut BMKG
- 25 Fakta Penting Demo Jogja Memanggil, Mahasiswa dan Suporter Gabung, Polisi Amankan Perusuh Mabuk dan Bawa Sajam
- 3Ridho Kresna Wattimena Resmi Dilantik Jadi Rektor UPN Yogyakarta
- 4Hujan Guyur Jogja, GP Ansor Bantul Tetap Salurkan Bantuan Air Bersih
- 5Daftar Klasemen Terbaru Moto3 2026, Setelah Pole Position di Australia Posisi Veda Naik?
- 670 Ribu Warga DIY Mengangur, DPRD Dorong Anggaran Pro-Rakyat
- 7Demo Mahasiswa di Jogja Hari Ini: Soroti 2 Tahun Prabowo-Gibran dan Makan Bergizi Gratis
- 8Kenapa Pengawasan DPR Lemah di Era Prabowo? Ini Kata Dosen UGM
- 9Dukung 19 Juta Lapangan Kerja Pemerintah, UMY Kembangkan 33 Startup
- 10Demo Jogja Memanggil Tuntut Kenaikan UMR dan Pemberantasan Premanisme, Ini Respons Pemda DIY









