Ratusan Pelajar Keracunan MBG, Pemkab Sleman Langsung Evaluasi Internal

Akurat.co, Jogja - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman akan mengevaluasi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Hal ini terkait munculnya kasus keracunan massal yang menimpa tiga SMP di Kapanewon Mlati.
Dimana kejadian ini membuat ratusan pelajar mengeluhkan mual, pusing dan diare secara bersamaan.
Hal tersebut disampaikan Sekda Sleman Susmiarto, Kamis (14/08/2025). "Pemkab tentu melayani dari penanganan pertama, yakni di puskesmas masyarakat. Hari ini baru mau saya rapatkan," katanya.
Baca Juga: 90 Pelajar di Sleman Keracunan Massal, Diduga Usai Menyantap Menu MBG
Pihaknya juga masih akan berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN). Termasuk untuk mengetahui apakah kejadian serupa sebelumnya sudah pernah terjadi atau belum.
"Selama ini penangannya bagaimana. Terus kedepan biar tidak terulang bagaimana," tegasnya.
Ketika disinggung apakah layanan MBG di semua kabupaten masih berjalan atau tidak, Sekda juga belum bisa menyebutkan secara pasti.
Lantaran selama ini operasional ada di BGN. Dalam hal ini ada di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG.
"Maka dari itu kalau saya sudah dapat informasi-informasi, SPPG akan kita undang. Tapi kemungkinan kalau tidak bermasalah ya tetap berjalan," ungkapnya.
Baca Juga: Usai Keracunan Massal Pelajar Di Kulon Progo, SPPG Sebut Penyajian MBG Sudah Sesuai SOP
Jadi itu hari ini evaluasi di tingkat kabupaten terlebih dahulu. Termasuk koordinasi dengan Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan.
Seperti diketahui ratusan pelajar dari tiga SMP di Kapanewon Mlati mengalami keracunan massal.
Mereka mengeluhkan mual, pusing dan diare secara bersamaan. Keluhan tersebut dirasa usai menyantap menu MBG.
Sejumlah siswa harus dilarikan ke RSUD Sleman untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Oase Malioboro Siap Sambut Wisatawan di Libur Akhir Tahun
- 2PWI DIY Terus Perjuangkan Gelar Pahlawan Nasional bagi Udin
- 3DIY Siapkan 203 Event Sepanjang 2027
- 4Bongkahan Es Sebesar Kelapa Timpa Rumah Warga di Bantul, Ini Faktanya...
- 5Mahasiswa UAJY Ciptakan Masker Biomaterial Pencegah Debu Silika Industri
- 6DPRD DIY Siap Bahas Anggaran DED Renovasi Stadion Mandala Krida
- 7Dulu Saluran Pengairan, Tuk Bulus Sleman Kini Jadi Tempat Wisata Unggulan
- 8116 Orang Jadi Korban Demonstrasi Jogja Memanggil, Ini Respons Pemkot
- 9Mahasiswa UAJY Ciptakan Masker Biomaterial Pencegah Debu Silika Industri
- 10Bongkahan Es Sebesar Kelapa Timpa Rumah Warga di Bantul, Ini Faktanya...









