Berikut Kronologi Keracunan Massal Di SMPN 3 Berbah Sleman

Akurat.co, Jogja - Pihak SMPN 3 Berbah Sleman menjelaskan kronologi kejadian dugaan keracunan yang menimpa peserta didik sekolah setempat.
Bermula dari anak yang terlaporkan terindikasi sakit dengan gejala seragam, yakni diare, Selasa (26/08/2025).
Keesokan harinya (Rabu, 27 Agustus 2025), banyak anak yang izin sekolah dengan keluhan serupa. Akhirnya sekolah melakukan pendataan dan melacak penyebab.
"Sekolah menyatakan perlu penanganan. Dan karena ketidakmampuan kami, maka kami mendatangkan ahli kesehatan dokter dan tenaga medis dari Puskesmas Berbah," kata Kepala SMPN 3 Berbah, Siti Rochmah, Kamis (28/08/2025).
Baca Juga: Lagi, Keracunan Usai Menyantap MBG Menimpa Pelajar SMP Di Sleman
Tim medis langsung datang ke sekolah dan melakukan penanganan. Anak-anak yang mengeluhkan diare, sudah diperiksa dan diberi obat.
Setelahnya mereka langsung melanjutkan pelajaran seperti biasa hingga pukul 14.30 WIB.
Ia mengungkapkan, terkait data siswa yang mengalami dugaan keracunan. Sebanyak 137 siswa mengeluhkan mual dan 29 siswa diare.
"Ada siswa yang makan menu MBG, tapi tidak bergejala. Untuk pengiriman menu MBG dilakukan sekali kirim. Tidak ada sistem kloter," ungkapnya.
Di SMPN 3 Berbah, total ada 380 siswa dan semuanya makan menu MBG yang sama. "Kecuali yang memang pada hari itu tidak masuk, otomatis tidak makan," ungkapnya.
Baca Juga: Cegah Keracunan MBG Terulang, Pemkab Sleman Minta Kejelasan Regulasi Terkait Pengawasan
Dari jumlah tersebut, 166 siswa menunjukkan gejala keracunan. Sisanya yang 243 siswa tidak bergejala.
Pihaknya belum bisa menyebutkan secara pasti dugaan keracunan tersebut, Karena pihak puskesmas juga telah mengambil beberapa sampel. Termasuk makanan yang dijual di kantin dan di luar sekolah.
Diberitakan sebelumnya, sebanyak 137 pelajar SMP Negeri di Kapanewon Berbah Kabupaten Sleman, diduga mengalami keracunan massal.
"Satu sekolah. Di SMPN 3 Berbah," kata Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sleman Mustadi, Rabu (27/08/2025).
Saat ini kondisi ke-137 siswa tersebut dalam kondisi stabil.
Baca Juga: Ratusan Pelajar SMP di Sleman Keracunan MBG, Polisi Periksa SPPG
Proses investigasi juga langsung dilakukan pihak terkait. Dari Dinas Pendidikan langsung menerjunkan tim dari Korwil.
"Sudah ada dari kapanewon, BPBD, Polsek, Puskesmas hingga SPPG yang berkoordinasi di sekolah," kata Mustadi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Oase Malioboro Siap Sambut Wisatawan di Libur Akhir Tahun
- 2DIY Siapkan 203 Event Sepanjang 2027
- 3PWI DIY Terus Perjuangkan Gelar Pahlawan Nasional bagi Udin
- 4Mahasiswa UAJY Ciptakan Masker Biomaterial Pencegah Debu Silika Industri
- 5Bongkahan Es Sebesar Kelapa Timpa Rumah Warga di Bantul, Ini Faktanya...
- 6DPRD DIY Siap Bahas Anggaran DED Renovasi Stadion Mandala Krida
- 7Dulu Saluran Pengairan, Tuk Bulus Sleman Kini Jadi Tempat Wisata Unggulan
- 8116 Orang Jadi Korban Demonstrasi Jogja Memanggil, Ini Respons Pemkot
- 9Mahasiswa UAJY Ciptakan Masker Biomaterial Pencegah Debu Silika Industri
- 10Bongkahan Es Sebesar Kelapa Timpa Rumah Warga di Bantul, Ini Faktanya...









