Jogja

Pemda DIY Gelar Lomba Desa/Kampung Wisata 2026, Berikut Daftar Pemenangnya

Atiek Widyastuti | 22 September 2026, 17:33 WIB
Pemda DIY Gelar Lomba Desa/Kampung Wisata 2026, Berikut Daftar Pemenangnya
Pemenang Lomba Desa/Kampung Wisata 2026. - Istimewa

Akurat.co, Jogja - Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melalui Dinas Pariwisata DIY menggelar penganugerahan Lomba Desa/Kampung Wisata Tingkat DIY Tahun 2026 di Hotel Grand Rohan, Banguntapan, Bantul, Rabu (22/09/2026).

Kepala Dinas Pariwisata DIY, Eling Priswanto, menyampaikan, ajang ini dirancang sebagai instrumen evaluasi terpadu untuk mengukur kesiapan tata kelola, pelestarian sosial budaya, dampak ekonomi, serta keberlanjutan lingkungan.

"Pengembangan desa wisata saat ini bergeser dari sekadar kumpulan usaha lokal menjadi satu kesatuan ekosistem kepariwisataan yang holistik. Melalui kompetisi yang sehat ini, perwakilan terbaik dipersiapkan naik kelas menuju sertifikasi internasional berstandar Community-Based Tourism (CBT) ASEAN," ujarnya.

Ia menambahkan, proses penilaian telah berlangsung sejak Mei hingga Agustus 2026 melalui kunjungan lapangan yang dilakukan secara independen oleh tim juri pentahelix tanpa pemberitahuan jadwal kepada peserta.

Baca Juga: Pastikan Wisatawan Aman dan Nyaman, Dispar Sleman Terbitkan SE Hadapi Momen Libur Sekolah

Ketua Dewan Juri Lomba Desa/Kampung Wisata DIY 2026, Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Bendara menegaskan pentingnya pemaknaan lomba ini melebihi sekadar kompetisi.

Lomba ini merupakan instrumen pembelajaran, evaluasi, sekaligus peningkatan mutu pengelolaan destinasi.

"Karena yang dinilai bukan hanya keindahan lanskap atau banyaknya wisatawan. Tetapi kemampuan komunitas dalam mengelola potensi lokal, membangun kelembagaan yang sehat, serta memastikan manfaat pariwisata kembali kepada masyarakat," tutur GKR Bendara.

Ia berpesan agar para pemenang yang kelak maju ke tingkat nasional dapat membawa praktik baik dan karakter lokal khas DIY.

Baca Juga: Dispar Sleman Targetkan 450 Ribu Wisatawan di Momen Libur Sekolah

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, dalam sambutannya menekankan prinsip utama Community-Based Tourism. Menurut Gubernur, masyarakat harus menjadi pelaku utama yang memiliki ruang untuk merencanakan, mengelola dan mengambil keputusan.

Pariwisata yang baik adalah pariwisata yang mampu memperkuat ekonomi lokal, menjaga kohesi sosial, merawat kebudayaan, serta melindungi lingkungan sebagai ruang hidup bersama.

"Saya berharap ajang ini berkembang dari kompetisi menjadi ekosistem pembelajaran antarwilayah, di mana desa yang telah maju dapat berbagi pengalaman dan yang sedang berkembang mendapat ruang untuk belajar," tegas Gubernur.

Berikut daftar pemenang Lomba Desa/Kampung Wisata DIY 2026:

Baca Juga: Dispar Sleman Targetkan Kunjungan Wisatawan Minimal 200 Ribu di Momen Lebaran 2026

  • Juara 1: Desa Wisata Sidorejo, Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Lendah, Kabupaten Kulon Progo (Skor: 5.280)

  • Juara 2: Desa Wisata Kaji, Kalurahan Gilangharjo, Kapanewon Pandak, Kabupaten Bantul (Skor: 5.265)

  • Juara 3: Desa Wisata Garongan, Kalurahan Donokerto, Kapanewon Turi, Kabupaten Sleman (Skor: 5.260)

  • Juara Harapan 1: Desa Wisata Bumi Mataram Pleret, Kabupaten Bantul (Skor: 5.220)

  • Juara Harapan 2: Kampung Wisata Taman, Kota Yogyakarta (Skor: 5.215)

  • Juara Harapan 3: Desa Wisata Gulurejo, Kabupaten Kulon Progo (Skor: 5.155)

  • Kategori Khusus (Dampak Ekonomi Terbesar): Desa Wisata Pulesari, Kapanewon Turi, Kabupaten Sleman (Skor: 5.100)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.