Jadi Anggota DPRD DIY Termuda, Cintya Amanda Resmi Dilantik Lewat Mekanisme PAW

Akurat.co, Jogja - DPRD DIY melantik Cintya Amanda sebagai anggota DPRD DIY melalui Rapat Paripurna Pengucapan Sumpah/Janji Anggota DPRD DIY Pengganti Antar Waktu (PAW) sisa masa jabatan 2024–2029 di Ruang Rapat Paripurna, Senin (21/09/2026).
Sidang paripurna tersebut menandai pengukuhan Cintya Amanda Labetta Arie Seno sebagai anggota DPRD DIY dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) Dapil DIY 5 Sleman atau Sleman bagian selatan dan barat.
Cintya menggantikan Koeswanto anggota DPRD DIY dari PDI Perjuangan Dapil DIY 5 Sleman, yang meninggal dunia 19 Maret 2026.
Berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 100.2.1.4-1988 Tahun 2026 tentang Peresmian Pemberhentian Koeswanto serta Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 100.2.1.4-1989 Tahun 2026 tentang Peresmian Pengangkatan Pengganti Antar Waktu, Cintya Amanda Labetta Arie Seno resmi ditetapkan sebagai penerus sisa masa jabatan 2024–2029.
Baca Juga: DPRD DIY Resmi Luncurkan Forum Parlemen Nyawiji, Siap Bahas 5 Isu Penting
Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD DIY Nuryadi. Dalam sambutannya, Nuryadi menyampaikan penghormatan atas pengabdian almarhum Koeswanto sekaligus menegaskan bahwa mekanisme PAW merupakan bagian dari sistem konstitusional untuk menjaga keberlanjutan fungsi representasi masyarakat di DPRD.
“Pergantian Antar Waktu adalah mekanisme konstitusional yang menjamin kesinambungan fungsi kelembagaan DPRD tetap berjalan, agar hak-hak masyarakat yang diwakili tidak berhenti hanya karena adanya perubahan personel,” ujar Nuryadi.
Nuryadi juga mengajak anggota baru DPRD DIY untuk menjadikan falsafah Jawa sepi ing pamrih, rame ing gawe sebagai landasan dalam mengemban amanah sebagai wakil rakyat.
Menurutnya, semangat bekerja tanpa pamrih pribadi dan bersungguh-sungguh dalam melayani masyarakat merupakan nilai yang selaras dengan tugas kedewanan di DIY.
Baca Juga: DPRD DIY Minta Menkeu Batalkan Pemangkasan Dana Transfer Daerah
“Kepada Saudari Cintya, atas nama pimpinan dan seluruh Anggota DPRD DIY, saya mengucapkan selamat bergabung. Semoga dapat segera menyesuaikan diri, bersinergi dengan seluruh unsur pimpinan dan anggota, serta menjalankan amanah ini dengan penuh integritas dan tanggung jawab demi kepentingan masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta,” tuturnya.
Dalam momen Rapat Paripurna tersebut, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Bawono X yang hadir juga menyampaikan harapannya di tengah dinamika kehidupan masyarakat saat ini.
Sultan menegaskan, masyarakat menaruh harapan besar kepada para wakilnya agar setiap mandat dan kepercayaan dapat dijawab melalui kerja nyata yang berdampak langsung.
“Di tengah dinamika kehidupan publik yang bergerak semakin cepat, masyarakat menaruh harapan yang besar kepada para wakilnya agar setiap mandat dan kepercayaan yang diberikan dapat dijawab dengan kerja nyata dan hasil yang dirasakan langsung,” ujarnya.
Baca Juga: DPRD DIY Berharap Menteri Keuangan Baru Pertimbangkan Pemangkasan Anggaran Daerah
Lebih lanjut Sultan menegaskan, semangat Hamemayu Hayuning Bawana perlu terus menjadi pedoman bersama dalam penyelenggaraan pemerintahan di Daerah Istimewa Yogyakarta.
“Untuk itu, saya menegaskan bahwa semangat Hamemayu Hayuning Bawana harus senantiasa menjadi pedoman bersama dalam setiap penyelenggaraan pemerintahan. Bahwa setiap kewenangan pada hakikatnya bermuara pada kemanfaatan bagi masyarakat, serta bahwa keberhasilan pemerintah tidak hanya diukur dari capaian program, tetapi dari semakin meningkatnya kualitas kehidupan warga yang lebih baik, bermartabat, dan berkeadilan,” tegasnya.
Usai mengucapkan sumpah dan janji jabatan, Cintya Amanda yang resmi menjadi anggota DPRD DIY termuda dengan usia 24 tahun ini menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diterimanya.
Ia menegaskan, pelantikan tersebut menjadi awal pengabdian untuk membersamai masyarakat dalam membangun Yogyakarta sekaligus memperjuangkan aspirasi warga yang telah memberikan kepercayaan kepadanya.
Ia berharap kehadirannya di DPRD DIY dapat memberikan kontribusi nyata melalui kerja sama dengan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berpihak pada kepentingan publik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1UAJY dan UTeM Malaysia Kenalkan Permainan Tradisional Rumpun Melayu
- 25 Fakta Penting Dugaan Pungli di Alkid Jogja yang Diungkap Pemilik Bolosego, Keraton hingga Polisi Buka Suara
- 3Penutupan FKY 2026: Kebudayaan Jogja Bukan Sekadar Festival Tahunan
- 4Wujudkan Pemilu 2029 Inklusif, Bawaslu Sleman Serap Aspirasi Pemilih Disabilitas
- 5Sempat Diperkenalkan PSS, Kenapa Hanif Sjahbandi ke Arema?
- 6Jadi Anggota DPRD DIY Termuda, Cintya Amanda Resmi Dilantik Lewat Mekanisme PAW
- 7Jeda Internasional Dimanfaatkan PSIM Perbaiki Performa
- 8Berawal dari Dapur Rumah, Ini Cerita Inspiratif Bolosego
- 9Jadi Anggota DPRD DIY Termuda, Cintya Amanda Resmi Dilantik Lewat Mekanisme PAW
- 10UMY Buktikan sebagai Kampus Hijau, Pasang Solar Panel hingga Miliki Pengolahan Sampah Sendiri





