5 Fakta Penting Demo 2 Tahun Prabowo Gibran di Jogja, Berakhir Rusuh, Massa Duduki DPRD hingga Malam

Akurat.co,Jogja-Seperti di daerah lain, demonstrasi dua tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka juga terjadi di Jogja, Selasa (20/10).
Sebagai Kota Pelajar, sejumlah elemen mahasiswa melakukan aksinya sejak siang.
Baca Juga: 2 Tahun Prabowo-Gibran, Mahasiswa DIY dan Tuntut 7 Hal Ini Kepada Pemerintah
Beberapa aliansi mahasiswa menyampaikan aspirasinya di Gedung DPRD DIY dan Titik 0 Kilometer.
Apa saja fakta penting dari demonstrasi tersebut? Berikut penjelasnnya:
1. Unjuk rasa di DPRD sejak jam 12.00
Massa dengan dominasi almamater berwarna biru melakukan unjuk rasanya di gedung DPRD DIY sejak jam 12.00 wib.
Di depan gedung wakil rakyat tersebut, massa menyampaikan sejumlah tuntutan.
Di tengah terik cuaca Jogja, para mahasiswa terus berorasi menyampaikan tuntutannya.
2. Sampaikan tuntutan
Troy Amirul Akhmad selaku Koordinator Umum mengatakan, negara memiliki kewajiban konstitusional untuk melindungi segenap bangsa Indonesia.
Termasuk menjamin kesejahteraan rakyat, serta memastikan kebijakan publik dijalankan secara transparan, akuntabel dan berkeadilan.
"Atas berbagai persoalan kebencanaan, pendidikan, tata kelola pemerintahan, kebutuhan sigerni dan kondisi ekonomi nasional. Kami menyampaikan tujuh tuntutan dalam kesempatan ini," katanya.
3. Massa pakaian hitam duduki DPRD sampai malam
Tak lama berselang, massa dari pihak lain dengan pakaian dominan hitam mendatangi kantor DPRD DIY.
Mengetahui adanya massa dari pihak lain, massa aksi dengan almamater biru meninggalkan lokasi dan digantikan dengan massa aksi dengan pakaian mayoritas hitam.
Diketahui massa aksi identik dengan pakaian hitam ini masih menduduki halaman kantor DPRD DIY hingga 18.00 WIB.
Kemudian massa aksi berpakaian hitam terlihat beberapa kali terlibat bentrok dengan aparat keamanan.
Mereka hendak memasuki ruang rapat DPRD DIY. Upaya mereka dihalangi oleh polisi.
4. Demo di titik 0 kilometer
Selain unjuk rasa di depan DPRD DIY, mahasiswa lain dengan jas almamater merah juga melakukan aksi di Titik 0 kilometer.
Mereka berkumpul di Titik Nol Kilometer mulai datang sekitar pukul 14.00 wib.
Massa aksi dari Aliansi UMY Bergerak (UMB) tersebut menyampaikan soal kekecewaan rezim Prabowo-Gibran, contohnya karena Indonesia masuk sebagai anggota Board of Peace (BOP), menyayangkan pola pemerintahan dengan pendekatan militeristik yang masuk ke berbagai sektor sipil.
Mereka juga menilai reshuffle yang dilakukan presiden Prabowo tidak menunjukkan performa yang baik.
Selain itu mereka juga menyoroti kebijakan program makan bergizi gratis (MBG) dan Kopdes.
Setelah menggelar aksinya, mereka membubarkan diri sekitar pukul 16.45 wib.
5. Tuntutan mahasiswa
Berikut tujuh tuntutan mahasiswa :
1.Evaluasi total penanggulangan karhutla dan percepat pemulihan masyarakat terdampak.
2.Moratorium, evaluasi dan transparansi program strategis nasional. Terutama MBG dan KDMP.
3.Menuntut regulasi pengadaan, tata kelola dan transparansi BBM subsidi di setiap daerah di Indonesia.
4.Menuntut perbaikan pola komunikasi pemerintah terutama komunikasi presiden yang kerap merendahkan rakyat.
Baca Juga: Antrean BBM di Jateng dan DIY Meluas, Pertamina Jamin Pasokan Aman
5.Restrukturisasi dan perampingan kabinet gemuk demi efisiensi birokrasi dan anggaran negara.
6.Hentikan militerisme dalam berbagai bentuk terutama pelibatan militer di ranah sipil.
7.Tegakkan proses peradilan HAM bagi 13 peristiwa pelanggaran HAM berat masa lalu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 15 Fakta Menarik Pelatih Sementara PSIM Guntur Cahyo Utomo, Pria Solo yang Pernah di Tim U-19 Indonesia
- 2Bea Cukai Jogja Berhasil Gagalkan Upaya Penyelundupan Emas 24 Karat Ilegal di Bandara YIA, Rugikan Negara Rp1,6 M
- 32 Tahun Pemerintah Prabowo Gibran, Ribuan Mahasiswa Duduki DPRD DIY, Tuntut Pemerintah Lakukan Hal Ini!
- 4Sleman Anggarkan Rp 30 Miliar untuk Wujudkan 'Sleman Dalane Padang'
- 52 Tahun Prabowo-Gibran, Mahasiswa DIY dan Tuntut 7 Hal Ini Kepada Pemerintah
- 6Mahasiswa FH UAJY Raih Juara 2 National Legal Opinion Competition 2026
- 7Wadah Kreativitas Gen Z, Dispora Sleman Gelar Lomba Band Pelajar
- 8PLN DIY Salurkan 80.000 Liter Air Bersih bagi Warga Gunungkidul
- 9Hasil BRI Super League: Kalah 5 Laga Beruntun, PSIM Ingin Bangkit di Laga Berikut
- 10Muhammadiyah Desak Hukum Tegas Pelaku Karhutla Tanpa Pandang Bulu








