Gandeng Mitra Asia hingga Eropa, FSMR ISI Yogyakarta Gelar Pameran Seni JMMK #18

Akurat.co, Jogja - Kampus sebagai lembaga akademi sudah selayaknya mampu memberikan kemaslahatan bagi lingkungan. Dimana segala kegiatan kampus, hendaknya bisa berdampak kepada masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X saat menerima audiensi dari Rektor Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta beserta jajaran Fakultas Seni Media Rekam Gedhong Pareanom, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Selasa (06/10/2026).
Dalam kesempatan tersebut Wagub menyatakan dukungannya terhadap Pameran dan Penayangan Karya Seni Media Rekam Jalan Menuju Media Kreatif (JMMK) #18.
“Bagi saya yang terpenting itu ada tidak kemaslahatan untuk masyarakat dari kegiatan yang akan digelar. Karenanya saya minta tolong kepada teman-teman di ISI untuk selalu memikirkan itu dalam setiap kegiatan yang digelar,” ungkap Wagub.
Baca Juga: 5 Fakta Menarik Fanny Soegi jadi Maba ISI Yogyakarta, Sudah Umur 27 Tahun dan Pernah Kuliah di Undip
Kepada Rektor ISI, Sri Paduka juga menitipkan pesan agar ISI bisa ikut mengedukasi masyarakat DIY dalam hal apapun, termasuk bidang seni yang menjadi fokus ISI.
Upaya mengedukasi ini dapat pula dilakukan dengan kegiatan peningkatan literasi masyarakat.
“Misalnya saja lewat KKN. Saya harap bisa ada upaya-upaya peningkatan literasi di tengah masyarakat. Dan mudah-mudahan segala kegiatan ISI bisa berjalan lancar,” imbuhnya.
Dalam kesempatan yang sama, Rektor ISI, Prof Irwandi mengatakan, FSMR ISI akan menyelenggarakan kegiatan rutin tahunan Pameran dan Penayangan Karya Seni Media Rekam Jalan Menuju Media Kreatif (JMMK) #18.
Baca Juga: Keren, Karya Fotografi Mahasiswa ISI Yogyakarta Raih Prestasi Internasional
Acara yang akan dibuka pada 23 Oktober 2026 ini, akan menampilkan hasil karya seni media rekam dari mahasiswa, dosen maupun mitra kampus.
Penyelenggaraan yang ke-18 tahun ini mengangkat tema Re;Definition, Re;Interpretation, Re;Application. Acara ini juga berkolaborasi dengan mitra perguruan tinggi nasional maupun internasional, baik di Asia, Eropa dan Australia.
"Pameran ini didedikasikan kepada publik sebagai bentuk tanggung jawab terhadap eksistensi dan pengembangan ilmu bidang seni media rekam,” jelasnya.
Pameran akan diselenggarakan du Pendopo Art Space Yogyakarta pada 23-29 Oktober 2026. Tahun ini juga merupakan gelaran yang untuk pertama kalinya digelar di luar kampus setelah pandemi.
“Dengan diselenggarakan kembali di luar kampus ini, harapannya kegiatan rutin ini bisa dinikmati lebih luas oleh masyarakat,” imbuhnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Dosen dan Mahasiswa UAJY Sabet Juara 1 di Konferensi Asia Singapura
- 2Kejurkab Taekwondo Kulon Progo, Bidik Atlet Porda 2027
- 3Gandeng Mitra Asia hingga Eropa, FSMR ISI Yogyakarta Gelar Pameran Seni JMMK #18
- 4Rumaket 2026, Cara Pemkot Yogya Dekatkan Wayang ke Gen Z
- 5Gelaran Wayang Jogja Night Carnival Targetkan 60 Ribu Pengunjung
- 6Proses Pergantian Kapolri Berlangsung Kilat, Ini Kata Pakar UMY
- 7Gedung Baru DPRD DIY, Progres Pekan ke-81 Tembus 91 Persen
- 8Saling Salip di Tikungan Akhir Jepang, Badly Ayatullah Persembahkan Podium IM4AC 2026
- 9Gandeng Mitra Asia hingga Eropa, FSMR ISI Yogyakarta Gelar Pameran Seni JMMK #18
- 10Gelaran Wayang Jogja Night Carnival Targetkan 60 Ribu Pengunjung





