Banjir Pujian Usai Lawan Bhayangkara, Cahya Supriadi Diragukan Tampil Melawan Persija

Akurat.co,Jogja-Pujian mengalir kepada kiper muda PSIM Yogyakarta, Cahya Supriadi. Sejumlah penyelamatan krusial saat laga melawan Bhayangkara menjadi pemicu.
Berkat aksinya ini, kiper kelahiran 11 Februari 2003 ini kembali dinobatkan sebagai Man of The Match (MoTM).
Ini merupakan gelar MoTM ketiga bagi Cahya musim ini, setelah sebelumnya ia raih pada laga kontra Persib (24/8) dan PSM Makassar (27/9).
Kepiawaian Cahya mengawal gawang tak hanya mengundang decak kagum suporter. Ia juga mendapat pengakuan khusus. Baik dari pelatihnya di PSIM, Jean-Paul van Gastel, maupun Paul Munster (Bhayangkara).
Van Gastel, tak bisa menyembunyikan kekagumannya terhadap kiper mudanya itu.
Baca Juga: Pelatih Kiper PSIM Ungkap Rahasia Penampilan Kokoh Cahya Supriadi
“Para pemain lawan tampil bagus, namun kiper kami, Cahya Supriadi, bermain sangat luar biasa dengan banyak penyelamatan krusial,” ujar Van Gastel.
Ia menegaskan bahwa kontribusi Cahya sangat vital dalam menjaga keunggulan tim.
“Saya sangat puas dengan penampilannya. Dia berhasil menggagalkan banyak peluang emas Bhayangkara,” tegasnya.
Senada dengan Van Gastel, Pelatih Kepala Bhayangkara, Paul Munster, juga memberikan apresiasi tinggi.
Meski timnya kalah, Munster mengakui ketangguhan Cahya menjadi tembok penghalang terbesar bagi Bhayangkara.
“Di babak kedua, kami terus menekan dan punya banyak peluang untuk mencetak gol. Menurut saya, pemain terbaik di laga ini adalah kiper mereka,” tuturnya.
Saking terkesannya, mantan pelatih Persebaya ini sampai menegaskan kembali opininya di akhir sesi jumpa pers.
“Sekali lagi, bagi saya, kiper mereka adalah pemain terbaik,” pungkasnya.
Diragukan tampil melawan Persija
Tapi di balik puja-puji itu ada kekhawatiran di kubu PSIM. Cahya tak bisa tampil saat laga penting lainnya melawan Persija di Stadion Gelora Bung Karno, Jumat (28/11/2025).
Kekhawatiran ini disampaikan pelatih kiper PSIM, Didik Wisnu. Ia menyebut Cahya sudah harus bergabung dengan timnas U-23 untuk ajang SEA Games 2025.
"Saat ini manajemen sedang berkomunikasi dengan timnas (U-23), bisa gak tampil melawan Persija," kata Didik.
Jika diizinkan, Cahya rencananya akan langsung bertolak menyusul rekan-rekannya untuk pertadingan SEA Games 2025 yang digelar di Thailand.
Laga pertama timnas U-23 dijadwalkan akan dilangsungkan pada Jumat (5/12/2025) menghadapi tim U-23 Singapura.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Pertandingan PSIM vs PSM Makassar, Tuan Rumah Terbebani Wajib Menang
- 2K-24 Healthy Run 2026 di Jogja, Boleh Bawa Stroller?
- 3Gaji ASN Lewat KDMP, DPRD DIY Khawatirkan Keamanan Data
- 412 Atlet SOIna DIY Siap Berlaga di PESONAS II 2026 Kupang
- 5Kolaborasi 5 Universitas APTIK di UAJY: Cetak Mahasiswa Ilmu Komunikasi Melek Teknologi AI
- 6Jelang Hari Santri 2026, Kemenag Sleman dan FKUB Reresik Pondok Pesantren
- 7Ada Agenda Keagamaan, Laga PSIM vs PSM Digelar tanpa Penonton
- 8Perjuangan Muhammad Yunus Kuliah di UNY, jadi Ojol Makanan saat Waktu Luang
- 9Kalah 4 Kali Beruntun, Pelatih PSIM: Wajar Suporter Kecewa dan Marah
- 10Suporter PSIM Minta Van Gastel Dipecat Dalam Waktu 1x24 Jam









