Jogja

Polda DIY Fasilitasi Komitmen Bersama Suporter PSS dan PSIM Yogyakarta, Ada 4 Point Kesepakatan

Atiek Widyastuti | 17 September 2026, 12:04 WIB
Polda DIY Fasilitasi Komitmen Bersama Suporter PSS dan PSIM Yogyakarta, Ada 4 Point Kesepakatan
Komitmen bersama ciptakan BRI Super League 2026/2027 berjalan aman. - Istimewa

Akurat.co, Jogja - Polda DIY memfasilitasi penandatanganan Komitmen Bersama antara manajemen klub, Match Organizing Committee (MOC), serta perwakilan kelompok suporter PSIM Yogyakarta dan PSS Sleman.

Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama gelaran kompetisi sepak bola BRI Super League 2026/2027.

Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan menyatakan, keberhasilan penyelenggaraan kompetisi bukan semata tanggung jawab kepolisian. Melainkan butuh keterlibatan seluruh pihak.

"Kami mengapresiasi kehadiran Walikota Yogyakarta dan Bupati Sleman yang hadir langsung sebagai bentuk komitmen dan dukungan penuh untuk kondusifitas Yogyakarta," katanya sebagaimana dikutip dari laman slemankab.go.id, Kamis (17/09/2026).

Baca Juga: Jadwal BRI Super League 2026/2027: PSS vs Madura United

Kombes Pol Ihsan berharap agar komitmen ini dapat dikawal hingga akar rumput. Tujuannya agar Yogyakarta tetap aman, kondusif dan menjadi barometer kota yang ramah bagi kemajuan sepak bola.

Dalam dokumen komitmen yang disepakati, seluruh perwakilan manajemen dan suporter, termasuk Brajamusti, The Maident, Slemania dan Brigata Curva Sud (BCS), menyatakan kesiapan menjunjung tinggi sportifitas.

Berikut poin-poin kesepakatannya :

  1. Wajib mematuhi aturan lalu lintas

  2. Dilarang membawa barang berbahaya atau senjata tajam

  3. Dilarang menyalakan flare dan petasan

  4. Menolak tindakan anarkis maupun provokasi di media sosial

Bupati Sleman Harda Kiswaya menegaskan pentingnya komitmen para suporter dalam menjalankan poin-poin kesepakatan yang telah ditandatangani.

Baca Juga: Pelatih PSS Pieter Huistra Akui Timnya Mudah Kebobolan

Karena menurutnya, rivalitas dalam suporter itu baik, tapi jangan sampai timbul gesekan-gesekan.

Senada diungkapkan Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo. Menurutnya pertemuan tersebut menjadi langkah penting karena mempertemukan berbagai unsur yang memiliki peran dalam menciptakan suasana pertandingan yang aman dan kondusif.

Hasto menegaskan, kesepakatan yang dibuat tidak hanya melibatkan kelompok suporter. Manajemen klub dan panitia penyelenggara pertandingan juga menjadi bagian penting dari komitmen tersebut.

"Kesepakatan ini tidak hanya dari suporter, tetapi juga dari manajemen klub dan panitia penyelenggara. Semua menjadi bagian dari komitmen yang sudah dibacakan dan ditandatangani bersama," ujarnya.

Baca Juga: Prediksi PSIM vs Persita, Laskar Mataram Diibayangi Dua Kekalahan Musim Lalu

Wakil Ketua Slemania, Tato Indarto menyatakan, Slemania akan menjalankan kesepakatan yang telah ditandatangani bersama dan ikut menjaga keamanan serta ketertiban selama kompetisi berlangsung. "Kami akan menjalankan kesepakatan yang sudah ditandatangani bersama," kata Tato.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.