Jogja

Sri Sultan Ingin YIA Jadi Lokasi Transit Penerbangan Australia

M. Mubin Wibawa | 12 Agustus 2025, 11:05 WIB
Sri Sultan Ingin YIA Jadi Lokasi Transit Penerbangan Australia

Akurat.co, Jogja-Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X mengharapkan Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) menjadi transit penerbangan Australia.

Hal tersebut disampaikan Sultan saat menerima kunjungan Duta Besar Australia untuk Indonesia, Roderick Brazier pada Senin (11/08).

 

“Bapak gubernur pun mengusulkan agar bisa diatur kerja sama terkait penerbangan dari Australia. Harapannya, penerbangan jarak jauh dari Australia bisa transit di YIA.

Tentu hal ini untuk mendorong semakin banyak warga Australia bisa sampai di DIY,” ungkap Plt. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu DIY, Imam Pratanadi yang mendampingi Sri Sultan dalam pertemuan.

Baca Juga: Wali Kota Yogya Pastikan Keamanan bagi WNA di Kota Gudeg

Jumlah turis Australia tak sampai 10.000 ke Yogyakarta

Imam pun menuturkan, jumlah turis asing asal Australia yang berkunjung ke Indonesia berkisar lebih dari 1 juta orang pertahunnya.

Namun dari jumlah tersebut, tidak sampai 10.000 turis Australia yang menjadikan DIY sebagai destinasi wisatanya.

Dan dengan adanya usulan ini diharapkan mampu mendongkrak angka wisatawan asal Australia yang mengunjungi DIY.

“Usulan Ngarsa Dalem ini disambut baik oleh Duta Besar Rod. Namun memang upaya ini tidak mudah, karena tentu harus berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan RI sebagai penentu kebijakan.

Tapi kalau usulan ini terlaksana, kami sangat yakin bisa mendongkrak jumlah wisatawan asal Australia,” paparnya.

Duta Besar Australia untuk Indonesia, Roderick Brazier mengaku senang karena diterima oleh Gubernur DIY pada kunjungan pertamanya ke DIY sebagai duta besar Australia.

Baca Juga: 3 SMP Negeri di Yogyakarta Raih Penghargaan Nasional, Hasilkan Siswa Berpestasi Terbanyak di Indonesia

Ia pun berharap semakin banyak warga Australia yang menikmati keindahan DIY sebagai destinasi wisata.

“Hari ini sungguh kehormatan besar buat saya dan pemerintah Australia karena diterima oleh Ngarsa Dalem. Tadi kami berdiskusi beberapa hal, khususnya hubungan dekat antara Australia dan Indonesia.

Harapan saya lebih banyak lagi wisatawan Australia yang berkunjung ke Yogyakarta, menikmati candi-candi, makanan khususnya gudeg, dan yang pasti Keraton Yogyakarta yang begitu spesial,” paparnya.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.