Pasar Beringharjo Diserbu Wisatawan di Libur Akhir Tahun, Belanja Batik dan Kuliner jadi Favorit

Akurat.co,Jogja-Pasar Beringharjo diserbu wisatawan pada libur akhir tahun 2025 ini atau libur Nataru.
Wisatawan rela berdesakan di dalam pasar untuk membeli oleh-oleh atau keperluan sendiri, terutama kain batik.
Tak hanya itu, wisatawan juga memanfaatkan untuk wisata kuliner di dalam pasar.
Salah satu pengunjung adalah Dennis Sabrina. Wisatawan asal Cirebon ini, mengaku sengaja menyempatkan diri berbelanja di Pasar Beringharjo saat libur akhir tahun.
“Kalau liburan ke Jogja rasanya belum lengkap kalau belum ke Beringharjo. Pilihannya banyak dan cocok buat beli oleh-oleh. Memang ramai, tapi masih nyaman untuk berbelanja,” ujarnya
Baca Juga: Horeee, Buruh Gendong Pasar Beringharjo Dapat Fasilitas Bus Gratis
Peningkatan pengunjung dirasakan Eva, pemilik Toko Langganan yang berada di lantai dua Pasar Beringharjo.
Ia mengaku terjadi peningkatan penjualan dalam beberapa minggu terakhir seiring meningkatnya jumlah wisatawan.
“Kalau penjualan, memang ada peningkatan di minggu-minggu ini,” kata Eva.
Jumlah pengunjung capai 6.000 orang per hari
Kepala UPT Pusat Bisnis Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta, Agung Dini Wahyudi Soelistyo, mengungkapkan bahwa dalam sepekan terakhir, jumlah pengunjung Pasar Beringharjo mengalami peningkatan tajam.
Berdasarkan data yang dihimpun, terhitung sejak Senin, 22 Desember hingga Minggu, 28 Desember 2025, jumlah pengunjung mencapai sekitar 6.000 orang per hari.
Angka tersebut baru mencakup pengunjung yang berada di lantai dua dan tiga pasar.
“Ini masih hitungan lantai dua dan tiga saja. Kalau digabung dengan lantai satu, jumlahnya bisa jauh lebih banyak. Biasanya lantai satu bisa dua kali lipat dari lantai atas,” ujar Agung dikutip dari laman resmi Pemkot Jogja, Selasa (30/12/2025).
Baca Juga: Tongseng Bu Sumirah; Kuliner Legendaris Pasar Beringharjo yang Wajib Dicoba
Ia menjelaskan, pada hari normal di luar musim liburan, jumlah pengunjung Pasar Beringharjo rata-rata hanya sekitar 1.500 orang per hari.
Dengan demikian, lonjakan pengunjung selama libur Nataru kali ini terbilang cukup signifikan dan menunjukkan tingginya minat wisatawan berbelanja di pusat ekonomi rakyat tersebut.
Agung juga memperkirakan jumlah pengunjung masih berpotensi mengalami peningkatan pada pekan ini, seiring masih berlangsungnya masa libur akhir tahun.
Menurutnya, dibandingkan dengan libur Nataru tahun sebelumnya, tingkat kunjungan di tahun ini terpantau lebih tinggi.
Agung menuturkan, mayoritas pengunjung Pasar Beringharjo datang untuk membeli oleh-oleh khas Yogyakarta, seperti pakaian batik, busana tradisional, hingga berbagai aksesori.
Tak hanya itu, sektor kuliner di kawasan pasar juga menjadi incaran wisatawan yang ingin mencicipi jajanan dan makanan khas.
Baca Juga: Ngadem di Pasar Beringharjo Sambil Menikmati Es Dawet Legendaris Mbah Hari
“Biasanya pengunjung ke sini untuk belanja oleh-oleh, baju, aksesori, dan juga kuliner,” katanya.
“Kalau dibandingkan tahun lalu, tahun ini lebih meningkat. Kemungkinan karena wisatawan banyak yang memilih liburan jarak dekat dan menggunakan jalur darat, sehingga Yogyakarta menjadi pilihan utama,” jelasnya.
Untuk memberikan kenyamanan kepada para pengunjung, Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta telah melakukan berbagai upaya, khususnya dalam menjaga sarana dan prasarana pasar.
Agung menyebutkan, fasilitas seperti eskalator dan toilet terus dipantau dan dijaga kebersihannya agar pengunjung merasa nyaman saat berbelanja.
Selain itu, pengelola Pasar Beringharjo juga menggulirkan program promosi untuk menarik minat belanja wisatawan, yakni Beringharjo Great Sale yang telah digelar sejak 15 Desember 2025.
Program tersebut menjadi salah satu daya tarik tersendiri bagi pengunjung yang ingin mendapatkan produk dengan harga menarik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Hyundai STARGAZER Cartenz Resmi Meluncur, Ini Fitur Unggulannya untuk Liburan di Jogja
- 2DPRD DIY Minta Menkeu Batalkan Pemangkasan Dana Transfer Daerah
- 3392 Maba UP45 dapat Pembekalan Bela Negara
- 4DPRD DIY Berharap Menteri Keuangan Baru Pertimbangkan Pemangkasan Anggaran Daerah
- 5Pemkot Jogja Tertibkan 4 Reklame Besar Ilegal
- 6Jelang Derby, Kelompok Suporter PSIM dan PSS Sepakat Menjaga Keamanan
- 7Sempat Diperkenalkan PSS, Kenapa Hanif Sjahbandi ke Arema?
- 82 Atlet Tembak Asal Gunungkidul Perkuat Kontingen Indonesia di Asian Games ke-20
- 9Sempat Diperkenalkan PSS, Kenapa Hanif Sjahbandi ke Arema?
- 105 Fakta Penting Dugaan Pungli di Alkid Jogja yang Diungkap Pemilik Bolosego, Keraton hingga Polisi Buka Suara







