Jogja

392 Maba UP45 dapat Pembekalan Bela Negara

Atiek Widyastuti | 18 September 2026, 10:19 WIB
392 Maba UP45 dapat Pembekalan Bela Negara
Mahasiswa baru Universitas Proklamasi 45. - Istimewa

Akurat.co, Jogja - Sebanyak 392 mahasiswa baru Universitas Proklamasi 45 (UP45) mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB).

Rektor Universitas Proklamasi 45, Benedictus Renny See menjelaskan, PKKMB sebagai agenda rutin seluruh perguruan tinggi untuk membantu mahasiswa bertransisi dari masa sekolah menuju kehidupan kampus.

"Melalui kegiatan ini, mahasiswa dibekali pemahaman mengenai visi-misi kampus perjuangan UP45, kehidupan akademis, serta materi kebangsaan seperti Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika dan Bela Negara," katanya.

Apalagi mahasiswa baru UP45 berasal dari berbagai daerah dan latar belakang. Melalui PKKMB diharapkan tidak hanya unggul secara akademis.

Baca Juga: UPN "Veteran" Yogyakarta Gelar Jambore dan Olimpiade Bela Negara 2026

Tetapi juga memiliki karakter, rasa cinta tanah air, serta jiwa kepemimpinan yang siap berkontribusi positif bagi bangsa dan negara.

Salah satu materi yang disampaikan dalam PKKMB adalah bela negara. Dimana Wakil Bupati Sleman Danang Kiswaya menjadi salah satu pengisinya.

Sesi materi berlangsung interaktif dan santai. Danang mengajak para mahasiswa baru untuk berdialog langsung mengenai masa transisi dari jenjang SMA menuju perguruan tinggi.

Beberapa mahasiswa dari berbagai daerah turut aktif menyampaikan pandangan mereka tentang perbedaan pola belajar, tingkat kemandirian, hingga tanggung jawab sebagai mahasiswa.

Baca Juga: Dorong Minat Baca, UAJY Gelar Bazar Buku

Terkait materi Bela Negara, Danang menegaskan, nilai-nilai tersebut relevan dengan nama besar Universitas Proklamasi 45.

Menurutnya, aksi bela negara pada masa kini berfokus pada sikap, perilaku, dan kontribusi nyata warga negara yang dilandasi rasa cinta tanah air untuk menjaga persatuan serta kesatuan Republik Indonesia.

“Bela negara tidak perlu dilakukan dengan angkat senjata. Saat ini bela negara bisa kita lakukan melalui sikap dan perilaku sehari-hari, seperti menghindari dan mencegah berita-berita hoax yang bisa mengikis persatuan dan kesatuan bangsa,” ujarnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.