Jogja

Apem Beras Bu Siti, Jajanan Legendaris Pasar Ngasem Sejak Tahun 1957

Yayat Rismunadi | 1 September 2025, 18:35 WIB
Apem Beras Bu Siti, Jajanan Legendaris Pasar Ngasem Sejak Tahun 1957

Akurat.co, Jogja - Berburu kuliner dan jajanan legendaris di Yogyakarta merupakan kegiatan yang sangat asyik dilakukan saat berkunjung ke kota pelajar ini.

Biasanya, kuliner maupun jajanan yang berbau tradisional dan khas akan sering dijumpai di pasar-pasar tradisional yang masih tetap menjual dan melestarikan keragaman kuliner terdahulu.

Baca juga: Warung Sederhana Bu Cempluk, Satu Porsi Nasi Goreng Hanya Lima Ribuan

Salah satunya adalah Pasar Ngasem yang masih banyak penjual jajanan tradisional, seperti salah satunya adalah kue apem beras yang berada di kedai Bu Siti.

Kuliner apem beras merupakan jajanan zaman dahulu yang terbuat dari olahan beras, kelapa, dan telur yang akan menghasilkan tekstur yang lembut dan empuk.

Baca juga: Berburu Kuliner di Pasar Ngasem, Ada Dawet Ireng Ayu Manis yang Segar dan Legendaris

Apem beras bu siti selain menjadi jajanan yang sering diburu saat sedang hangat, juga biasanya dijadikan sebagai oleh-oleh saat keluar kota.

Apem beras Bu Siti merupakan jajanan tersohor yang sudah cukup lama berdiri, bahkan sudah mulai berjualan sejak tahun 1957 dan masih tetap eksis hingga sekarang.

Baca juga: Kulineran Malam di Kotabaru, Ada Warung Ayam Bakar Pak Yanto yang Wajib Dikunjungi

Rasa dari jajanan apem beras ini mempunyai perpaduan rasa yang cenderung manis dan gurih dari kelapa dan telur. Biasanya, apem beras ini dapat dinikmati dengan secangkir teh atau kopi.

Banyak pelanggan yang mengulas tentang rasa apem beras Bu Siti, salah satunya seperti Wulansari Handayani.

Baca juga: Bakso Plat Merah Pak Tukul, Bakso Legendaris di Halaman Kantor Kapanewon

"Enak, Hargaa 3500, Rasaa original daann telurrrr, penjual ramah, Tempat bersihh, Pelayanan cepaatt". Ujarnya.

Apem beras Bu Siti lokasinya dapat di akses melalui Google Maps, dan tepatnya berada di Jl. Polowijan, Patehan, Kecamatan Kraton, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta.

 

 

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.