Jogja

Profil Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan, Sosok Pengusaha Sukses Lulusan UPN, Dikenal sebagai Bapaknya UMKM DIY

M. Mubin Wibawa | 11 Juni 2025, 05:05 WIB
Profil Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan, Sosok Pengusaha Sukses Lulusan UPN, Dikenal sebagai Bapaknya UMKM DIY

Akurat.co,Jogja-Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo memilih Wawan Harmawan sebagai wakilnya dalam mengurus Kota Jogja lima tahun ke depan.

Sebagaimana Hasto, Wawan juga awalnya bukan politisi sejati. Latar belakangnya justru pengusaha sukses dan sekaligus inisiator pemberdayaan UMKM di Yogyakarta.

Sosok asli Yogyakarta ini juga merupakan lulusan 'kampus bela negara' Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Yogyakarta.

Ia menamatkan S1 di jurusan manajemen, dan kemudian meraih magister di bidang sama di kampus tercintanya itu.

Bapak UMKM DIY manajemen.upnyk.ac.id, Wawan adalah contoh nyata bahwa pemimpin bisa lahir dari dunia usaha. Ia dikenal luas sebagai tokoh yang hangat, merakyat, dan memiliki komitmen kuat terhadap pembangunan ekonomi kerakyatan.

Dengan pembawaan yang bersahaja namun penuh gagasan, tak heran jika banyak pihak menjuluki Wawan sebagai “Bapak UMKM DIY”.

Perjalanan kariernya, banyak dihabiskan di dunia usaha


Jauh sebelum masuk dunia politik, Wawan telah lebih dulu menapaki dunia bisnis dengan membangun sejumlah perusahaan. Ia merupakan Chairman PT Harpa Inti Mandiri (Harpa Group) serta pendiri PT Alra Makmur Cahaya Selaras dan PT Alra Pangan Sejahtera.

Lewat lini bisnisnya, Wawan fokus pada sektor distribusi pangan, pengembangan UMKM, serta sistem rantai pasok lokal yang inklusif. Ia percaya bahwa ekonomi daerah tidak bisa hanya bergantung pada investasi besar, tetapi harus tumbuh dari akar rumput, dari warung, dari pasar rakyat, dan dari pelaku usaha kecil.

Inisiatifnya dalam membantu pelaku UMKM bertahan dan berkembang membuatnya mendapat julukan “Bapak UMKM DIY”.

Julukan itu tak datang tiba-tiba, tetapi lahir dari kiprah nyata di lapangan: memfasilitasi permodalan, pelatihan kewirausahaan, hingga membuka akses pasar.

Aktif berorganisasi dan kontribusi di dunia olahraga

Selain menjalankan bisnis, Wawan juga aktif dalam berbagai organisasi. Ia menjabat sebagai:

  • Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DIY
  • Bendahara Umum KONI DIY
  • Ketua Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) DIY
  • Ketua Himpunan Pengusaha Nahdliyyin (HPN) DIY
  • Ketua Ikatan Saudagar Muslim Indonesia (ISMI) DIY
  • Koordinator Wilayah Tengah DPP Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HPPI)

Pengalamannya di berbagai wadah tersebut memperkuat kepekaannya terhadap kebutuhan masyarakat lintas sektor, baik dunia usaha, komunitas keagamaan, olahraga, hingga kepemudaan.

Terjun ke politik

Pada Pilkada 2024, Wawan memilih jalur politik. Ia membawa budaya yang kuat saat proses pencalonannya.

Ketua DPC PDI Perjuangan Jogja, Eko Suwanto, menyatakan bahwa partainya mendorong proses politik yang berbasis budaya.

Setiap bakal calon yang akan mengembalikan formulir diwajibkan melakukannya dengan gelar budaya seperti pawai atau parade kuliner, sebagai bentuk “nguri-uri kabudayan” atau merawat kebudayaan.

Wawan pun menyambut baik ide ini. Baginya, membangun Jogja harus dimulai dari rasa cinta terhadap akar budaya lokal.

"Pemimpin yang baik bukan hanya yang bisa memerintah, tapi juga yang bisa menjaga warisan budaya, ekonomi kerakyatan, dan nilai-nilai kejujuran,” ungkapnya dalam satu kesempatan.


Biodata Wawan Harmawan

  • Nama Lengkap : Wawan Harmawan, S.E., M.M.
  • Tempat & Tanggal Lahir : Yogyakarta, 1 September 1965
  • Jenis Kelamin : Laki-laki
  • Status Perkawinan : Kawin
  • Agama : Islam

Riwayat Pendidikan

  • SD Negeri Lempuyangwangi
  • SMP Negeri 5 Yogyakarta
  • SMA Negeri 4 Yogyakart
  • S1 Manajemen Universitas Pembangunan Yogyakarta
  • S2 Magister Manajemen Universitas Pembangunan Yogyakarta
  • Organisasi: Kadin DIY, KONI DIY, ISSI, ISMI, HPN, HPPI

Julukan: Bapak UMKM DIY

Partai: PDI Perjuangan

 

Wawan Harmawan bukan sekadar pejabat atau politisi biasa. Ia adalah potret pemimpin yang tumbuh dari tanah Jogja, meniti karier dari bawah, dan tetap berpijak pada nilai-nilai lokal.(*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.