Sultan Izinkan Lahan Keraton 320.000 Meter Persegi untuk Proyek Jalan Tol

Akurat.co, Jogja-Sri Sultan Hamengku Buwono X mengizinkan lahan keraton atau Sultan Ground seluas 320.000 meter persegi dijadikan proyek jalan tol.
Izin itu diberikan setelah Sultan menyerahkan Serat Kekancingan kepada Direktur Jenderal Bina Marga Roy Rizali di Kraton Kilen, Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Selasa (15/7/2025).
Roy Rizali Anwar menyampaikan, penyerahan Serat Kekancingan ini merupakan simbol kehormatan, amanah budaya, dan bentuk kolaborasi luhur antara negara dan Kasultanan sebagai insitusi adat.
Lahan keraton tersebut akan digunakan untuk pembangunan Jalan Tol Yogyakarta - Bawen dan Jalan Tol Solo-Yogyakarta-Kulon Progo
"Jalan tol Yogyakarta–Bawen dan Solo–Yogyakarta–Kulon Progo adalah bagian penting dari Proyek Strategis Nasional, untuk mempercepat konektivitas antardaerah, meningkatkan pertumbuhan ekonomi, serta memperkuat integrasi wilayah Yogyakarta dengan Jawa Tengah dan sekitarnya," Ujar Roy.
Roy menjelaskan, sebagaimana telah tertuang dalam perjanjian kerja sama antara Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat, Ditjen Bina Marga, dan Badan Usaha Jalan Tol, pembangunan jalan tol ini memanfaatkan lebih dari 320.000 meter persegi lahan Sultan Ground yang saat ini telah dilaksanakan untuk pekerjaan konstruksi jalan tol tersebut.
Dalam perjanjian kerja sama objek tanah Kasultanan Ngayogyakarta seluas 320.000 meter persegi digunakan untuk pembangunan Jalan Tol Yogyakarta-Bawen seluas 75.440,75 meter persegi, terdiri dari 90 bidang tanah desa dan 8 bidang tanah Sultan Ground.
Untuk pembangunan jalan tol Solo-Yogyakarta-Kulonprogro objek tanah yang digunakan seluas 245. 302 meter persegi terdiri dari 177 bidang tanah desa dan 17 bidang tanah Sultan Ground.
"Kami menyadari bahwa proses ini melibatkan aspek teknis, hukum, sosial, dan kultural yang sangat kompleks.
Atas nama Kementerian Pekerjaan Umum dan secara khusus Direktorat Jenderal Bina Marga, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ngarsa Dalem Sri Sultan Hamengku Bawana Ka-10 beserta seluruh Penghageng Karaton atas restu, dukungan, dan kelapangan hati dalam menyediakan tanah Kasultanan demi kemaslahatan rakyat," tutur Roy dikutip dari laman resmi Bina Marga.
Sementara itu, kepala Badan Pengatur Jalan Tol Wilan Oktavian menjelaskan bahwa untuk jalan tol Yogyakarta-Bawen dengan panjang 75,12 kilometer terbagai menjadi 6 seksi.
Antara lain, Seksi 1 Yogyakarta-SS Banyurejo dengan panjang 8,8 kilometer, Seksi 2 SS Banyurejo-Borobudur dengan panjang 15,2 kilometer dan Seksi 3 Borobudur-SS Magelang dengan panjang 8,1 kilometer.
Lanjutan, Seksi 4 SS Magelang-SS Temanggung dengan panjang 16,65 kilometer, untuk Seksi 5 SS Temanggung-SS Ambarawa 21,39 kilometer dan terakhir seksi 6 SS Ambarawa-JC Bawen total panjang 4,98 kilometer.
Wilan juga menjelaskan terkait jalan tol Solo-Yogyakarta-Kulonprogo, bahwa untuk pembangunan tol Solo-Yogayakarta-Kulonprogo menjadi 3 tahap, pada Tahap 1 yang telah beroperasi berada diruas tol Kartasura-Klaten, sementara ruas Klaten-Prambanan saat ini sudah beroperasi namun belum bertarif.
Baca Juga: 5 Potret Aksi Ganjar Pranowo Bersih-bersih Stadion Maguwoharjo, Netizen: Pak Ganjar Maturnuwun
Ia pun menambahkan, untuk ruas Prambanan-Purwomartani sudah mencapai progres fisik konstruksi 78,93 persen, sementara ruas Purwomartani-Maguwo dan JC. Sleman-Trihanggo masih dalam proses pembangunan.
"Untuk tahap 2 dan 3, masih dalam proses pembebasan lahan, ruas tol Solo-Yogyakarta-Kulonprogro direncanakan operasi pada tahun 2028," kata Wilan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Pemda DIY Gelar Lomba Desa/Kampung Wisata 2026, Berikut Daftar Pemenangnya
- 2PLN Yogya Edukasi 175 Siswa SDN di Bantul tentang Hemat Listrik
- 3PB Djarum Juara Umum Piala Raja Hamengku Buwono X 2026, Borong 21 Medali
- 4Pilihan Warna Baru New Honda Stylo 160: Tampil Lebih Retro dan Premium!
- 5Kontingen Bantul Raih Juara Umum PORPRISA DIY 2026
- 6Liga Seri A Askab PSSI Sleman 2026 Resmi Bergulir, Diikuti 8 Tim
- 7Meninggal di Usia 67 Tahun, Ini Kisah Hidup Den Baguse Ngarso
- 8Satu Tahun Wajah Baru Pasar Godean: Ada Pembagian 4.000 Porsi Makanan Gratis!
- 9Pilihan Warna Baru New Honda Stylo 160: Tampil Lebih Retro dan Premium!
- 10Kena Hukuman Tambahan Kartu Merah, Purzycki Absen Lawan Persija




