20 Tahun Gempa Jogja, 600 Lebih Pakar Kebencanaan Indonesia Bakal Kumpul di Kota Gudeg, Bahas Apa?

Akurat.co,Jogja-Tahun depan, Yogyakarta akan memperingati 20 tahun bencana gempa yang terjadi pada 2006.
Peringatan 20 tahun gempa Jogja juga akan dijadikan momentum berkumpulnya para pakar kebencanaan Indonesia.
Lebih dari 600 pakar yang tergabung dalam Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia (IABI) akan berkumpul di Yogyakarta, 24-26 Mei 2026 mendatang.
Para pakar akan membahas kemampuan Yogyakarta dalam mengatasi bencana besar, seperti gempa 2006.
Baca Juga: Dishub DIY Ajak Masyarakat Kembali ke Moda Transportasi Tradisional Ramah Lingkungan
Ketua Umum Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia (IABI), Prof. Ir. Harkunti Pertiwi Rahayu, Ph.D mengatakan, dalam pertemuan ilmiah nanti juga akan dibahas berbagai upaya yang telah dilakukan oleh Pemda DIY dalam menangani kebencanaan selama ini.
Diharapkan dari pembelajaran terhadap upaya penanaganan kebencanaan di DIY nantinya, banyak pengalaman yang bisa dibagikan kepada daerah lain di Indonesia.
“Belajar dari apa yang dilakukan Sri Sultan dalam penanganan kebencanaan, nantinya akan kami masukkan ke dalam topik-topik untuk menjadi bahan diskusi kami.
Karena nantinya kami tidak hanya menggelar seminar, tapi banyak juga round table discussion.
Mudah-mudahan ini menjadi momen penting dari Jogja untuk Indonesia, syukur-syukur bisa kita share juga dengan teman-teman di luar Indonesia,” paparnya usai bertemu Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, dikutip dari laman resmi Pemprov DIY, Rabu (10/9/2025).
Baca Juga: Satu Dekade Komunitas Banyu Bening Terus Edukasi Menjaga Air untuk Sumber Kehidupan
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD DIY, Noviar Rahmad mengatakan, para ahli kebencanaan yang akan berkumpul di DIY ini rencananya akan memberikan pandangan bagaimana pengalaman DIY selama ini dalam menangani kebencanaan, mulai dari gempa 2006, maupun letusan Merapi 2010.
Segala pengalaman itu akan menjadi bahan pembelajaran yang akan ditularkan ke seluruh Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Oase Malioboro Siap Sambut Wisatawan di Libur Akhir Tahun
- 2DIY Siapkan 203 Event Sepanjang 2027
- 3Bongkahan Es Sebesar Kelapa Timpa Rumah Warga di Bantul, Ini Faktanya...
- 4Dosen UMY Ungkap Penyebab Boikot RANS Carnival Yogyakarta
- 5Mahasiswa UAJY Ciptakan Masker Biomaterial Pencegah Debu Silika Industri
- 6Daftar Lengkap Pemain PSIM untuk League Cup, 3 Asing dan 6 EPA
- 7Hujan Es Gegerkan Bantul, BMKG Jogja Ungkap Penyebabnya
- 8Fenomena Warga Miskin RI, Beli Rokok Lebih Utama ketimbang Makanan Bergizi
- 9Daftar Lengkap Pemain PSIM untuk League Cup, 3 Asing dan 6 EPA
- 10Tanggapi Kawat Berduri di Sumbu Filosofi, Pemda DIY Dorong Pengamanan Wisata yang Lebih Humanis









