Pertama di Indonesia, Marbot di Bantul Dapat Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Akurat.co,Jogja-Sebanyak 1.000 marbot masjid se-Kabupaten Bantul mendapatkan jaminan sosial ketenagakerjaan pada 2025 ini.
Program yang diinisiasi Pemerintah Kabupaten Bantul bersama BAZNAS Kabupaten Bantul ini bertujuan memberikan perlindungan bagi para marbot saat menjalankan tugas mereka.
Ketua BAZNAS Bantul, Damanhuri, menyampaikan bahwa dalam program ini marbot masjid diposisikan sebagai ahnaf fisabilillah sehingga BAZNAS dapat memberikan dukungan pendanaan.
Ia menilai program ini sebagai langkah awal yang baik dan direncanakan untuk terus berlanjut.
Baca Juga: Upacara Hari Pahlawan di Kabupaten Bantul, Bacakan Pesan Raden Dewi Sartika dan HOS Cokroaminoto
Hal serupa disampaikan oleh Asisten Deputi Kepesertaan Program Khusus dan Keagenan BPJS Ketenagakerjaan Pusat, Hery Johari.
Menurutnya, pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah untuk mendukung kepesertaan para marbot merupakan langkah yang tepat.
Ia menjelaskan bahwa jaminan sosial yang diterima mencakup biaya perawatan di rumah sakit jika terjadi kecelakaan kerja serta penggantian penghasilan selama sakit, sehingga keluarga tidak perlu khawatir mengenai nafkah.
“Saya berharap program ini dapat diteruskan dan ditingkatkan dengan mengajak muzakki baik dari Pemda maupun mitra BPJS untuk menyampaikan zakat, infaq, dan shodaqoh untuk para mustahiq,” pungkasnya.
Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, turut mengapresiasi program tersebut. Menurut Halim, kegiatan di masjid sangat bergantung pada marbot yang menyiapkan berbagai kebutuhan ibadah, sehingga kesejahteraan mereka penting untuk diperhatikan.
“Ini adalah bukti betapa bermanfaatnya dana zakat yang dibayarkan oleh para muzakki, sehingga berdampak pada kuatnya masjid sebagai pusat pembinaan umat Islam,” tutur Halim dikutip dari laman resmi Pemkab Bantul, Selasa (18/11/2025).
Salah satu penerima manfaat, Pardi dari Masjid Baiturrahman Bambanglipuro, Bantul, menyampaikan rasa syukurnya.
Ia menilai program ini sebagai bentuk perhatian pemerintah pusat dan daerah kepada marbot yang berjuang dalam dakwah Islam.
“Intinya kami senang sekali. Harapan ke depan program ini bisa terus dikembangkan karena jumlah masjid di Kabupaten Bantul lebih dari 2.000, semoga nanti semua yang mengurus masjid bisa menerima manfaat yang sama,” ungkapnya penuh syukur.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Dispar Bantul Gelar Pameran Layang-Layang 'Akasa Cangkring' di Pantai Cangkring
- 2Lewat Program Masdaku, Diskop UKM Sleman Dorong 111 Ribu UMKM Go Digital
- 3Satu Tahun Wajah Baru Pasar Godean: Ada Pembagian 4.000 Porsi Makanan Gratis!
- 4KPU dan Bawaslu Sleman Sinkronisasi Data Pemilih Triwulan III 2026
- 5UAJY Gelar International Cross Cultural Day 2026 di Yogyakarta, Pertemukan Budaya Berbagai Negara
- 6Pilihan Warna Baru New Honda Stylo 160: Tampil Lebih Retro dan Premium!
- 7Liga Seri A Askab PSSI Sleman 2026 Resmi Bergulir, Diikuti 8 Tim
- 8Kontingen Bantul Raih Juara Umum PORPRISA DIY 2026
- 9Kalah dalam 3 Laga Awal, Fans PSS Berharap Finis 10 Besar
- 10UGM Kembangkan Gula Semut Kulon Progo jadi Produk Ekspor








