Jogja

Viral Video Pedagang Malioboro Guling-guling saat Ditertibkan, Ini Penjelasan Satpol PP Kota Jogja

M. Mubin Wibawa | 29 Januari 2026, 08:29 WIB
Viral Video Pedagang Malioboro Guling-guling saat Ditertibkan, Ini Penjelasan Satpol PP Kota Jogja

Akurat.co,Jogja-Sebuah video menunjukkan seorang pedagang di kawasan Malioboro ibu-ibu guling-guling ketika ditertibkan menjadi viral.

Tampak dalam video, seorang ibu pedagang histeris bergulingan saat penertiban.

Video ini jelas memancing reaksi luas warganet atau netizen. Karena jika diamati sesaat, seperti si ibu penjual mengalami kekerasan atau insiden yang membuat jiwanya terguncang.

Baca Juga: Malioboro Dikeluhkan Bau Pesing dan Kotor, Pemkot dan Masyarakat Gotong Royong Bersihkan Kawasan

Satpol PP Kota Yogyakarta memastikan bahwa insiden tersebut bukan merupakan akibat tindakan represif dari petugas, melainkan karena pedagang terjatuh saat mencoba kabur.

Pernyataan Satpol PP

Kepala Bidang Penegakan Peraturan Perundang-undangan Satpol PP Kota Yogyakarta, Dodi Kurnianto pun menjelaskan, kejadian bermula saat tim gabungan melakukan operasi di Jalan Suryatmajan Selasa (27/1/2026) malam sekitar pukul 21.00 wib.

Melihat kedatangan petugas, pedagang sate tersebut kemudian panik dan berusaha untuk melarikan diri.

"Saat penertiban, pedagang sate tersebut berusaha lari, namun terpeleset. Hal itu mengakibatkan dagangannya jatuh berserakan.

Yang bersangkutan kemudian teriak-teriak dan berguling-guling di trotoar," kata Dodi dalam keterangannya dikutip Kamis, (29/1/2026).

Petugas memutuskan tidak mengambil tindakan lanjutan atau menyita barang bukti pedagang tersebut untuk menghindari kericuhan, mengingat dagangannya sudah tumpah.

Baca Juga: Ada Air Minum Gratis di Malioboro, Ini 5 Titik Lokasinya

Dalam operasi penertiban ini, Satpol PP mengamankan total 13 PKL yang nekat berjualan di zona terlarang, dengan rincian 8 PKL di Jalan Suryatmajan dan 5 PKL di Jalan Pasar Kembang.

Dodi menyebut, mayoritas pedagang sate justru berhasil meloloskan diri dengan sigap.

"Yang kami amankan barangnya adalah penjual minuman, gudeg, penyetan, ronde, bakwan kawi, dan ketoprak. Barang bukti berupa payung, kursi, tikar lipat, hingga aki," ucap Dodi.

 

 

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.