Jogja

Mahasiswa Informatika UAJY Raih Juara 1 Nusantara Cyber Security 2026

Atiek Widyastuti | 26 Oktober 2026, 12:53 WIB
Mahasiswa Informatika UAJY Raih Juara 1 Nusantara Cyber Security 2026
Mahasiswa FTI UAJY juara kompetisi tingkat DIY. - Istimewa

Akurat.co, Jogja - Tiga mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) meraih Juara 1 se-DIY.

Mereka juga meriah peringkat keenam nasional dalam cabang lomba Nusantara Cyber Security (NCS) pada ajang APTIKOMFEST 2026.

Ketiganya adalah Nickson Niyoko Fa’ahakdodo Zebua sebagai ketua tim, bersama Richard Setiawan dan Jonathan Lie dari Fakultas Teknologi Industri (FTI) UAJY.

Kompetisi yang diselenggarakan oleh Asosiasi Pendidikan Tinggi Informatika dan Komputer (APTIKOM) tersebut untuk menguji kemampuan peserta dalam bidang keamanan siber.

Baca Juga: Serunya Murid SD Tumbuh 2 Belajar Bikin Maket Rumah di UAJY

NCS menggunakan format Capture the Flag (CTF), yakni kompetisi yang menantang peserta untuk menyelesaikan berbagai persoalan terkait keamanan sistem, analisis kerentanan, kriptografi, dan rekayasa balik (reverse engineering).

Setiap tantangan yang berhasil diselesaikan menghasilkan kode khusus atau flag yang menjadi dasar perolehan poin.

Meskipun adanya tantangan berupa waktu yang sangat singkat, mereka mampu bersaing ketat melawan puluhan peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

"Kami mampu menunjukkan ketajaman analisis dan strategi hingga berhasil menembus babak final nasional," kata Nickson Niyoko Fa’ahakdodo Zebua sebagai ketua tim, Senin (26/10/2026).

Baca Juga: Perluas Wawasan Global, Mahasiswa IUPIE UAJY Kunjungi Van Lang University

Keikutsertaan mereka dalam kompetisi ini mendapat bimbingan dari Wilfridus Bambang Triadi Handaya. Selaku sekaligus peneliti di FTI UAJY yang juga merupakan pembimbing mereka di Komunitas Studi Linux (KSL) FTI UAJY.

Melalui wadah belajar tersebut, mereka mematangkan fondasi teknis terkait sistem operasi, jaringan, dan keamanan siber.

“Kami mencoba lomba ini modal nekat dan ilmu yang kami pelajari di KSL,” ungkap Richard.

Bagi mereka, kompetisi bukan semata-mata tentang mengejar gelar juara. Melainkan sarana memperdalam kompetensi praktis yang relavan dengan masa depan mereka.

Baca Juga: Unik! Mahasiswa Arsitektur UAJY Tempuh Uts Lewat Pertunjukan Seni Majapahit

“Yang didapat dari lomba ini pastinya ilmu untuk bekal di dunia kerja karena minat kami memang dalam hal siber,” ungkap Jonathan Lie.

Tim berpesan kepada seluruh rekan mahasiswa FTI maupun mahasiswa UAJY secara keseluruhan untuk tidak ragu dalam melangkah dan keluar dari zona nyaman. Mereka menekankan pentingnya mencari serta memanfaatkan setiap peluang yang terbuka, sebab tidak ada salahnya mencoba tantangan baru demi memetik pelajaran berharga dari setiap pengalaman yang dilalui.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.