Kemenkop Dorong Koperasi Desa Merah Putih Sleman Jadi Percontohan Nasional

Akurat.co, Jogja - Menteri Koperasi Republik Indonesia, Ferry Juliantono melauncing produk Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) DIY untuk Koperasi Desa Kalurahan Merah Putih (KDKMP) Tamanmartani Kalasan Sleman, Sabtu (07/02/2026).
Menurutnya, Sleman menjadi salah satu percontohan dan harus menjadi contoh pengelolaan KDKMP yang baik.
Ini sejalan dengan pesan Presiden Prabowo yang ingin praktek sistem ekonomi di Indonesia menjadi ekonomi kerakyatan salah satunya melalui KDKMP.
“Sebagian produk yang dijual di KDKMP Tamanmartani merupakan hasil produksi UMKM dan wiraswasta yang tergabung dalam HIPMI DIY, ini sangat menarik,” ujar Ferry.
Baca Juga: Dinsos Sleman Fasilitasi Pembuatan Administrasi Kependudukan bagi Kelompok Marginal
Untuk itu ia berharap dengan adanya 5 KDKMP di Sleman dari 35 KDKMP di DIY harus terus didorong selain kuantitasnya namun juga kualitas kebermanfaatannya bagi masyarakat.
“KDKMP tidak hanya kuantitas tapi juga kualitas pelaksanaannya harus tepat. Koperasi harus menggunakan pendekatan relevan dan harus modern,” kata Ferry
Ketua Umum Badan Pengurus Daerah (BPD) HIPMI DIY periode 2025–2028, Ekawati Rahayu Putri mengatakan, HIPMI berkomitmen untuk mendukung keberadaan KDKMP yang merupakan mitra strategis kebijakan pemerintah.
Produk HIPMI DIY yang dijual di KDKMP antara lain sembako. Seperti ayam potong, telur asin, roti, beras, minyak dan gula.
Baca Juga: Ribuan Peserta PBI-JKN di Kota Jogja Diaktifkan Kembali, Pengurusan Bisa di MPP
Sementara itu Bupati Sleman Harda Kiswana berharap, kolaborasi antara pemerintah dan HIPMI dalam meluncurkan produk inovasi pengusaha muda di KDKMP menjadi salah satu relevansi Koperasi di era modern.
Pihaknya berharap KDKMP Tamanmartani dapat terus berkembang menjadi koperasi yang modern, profesional, transparan dan mampu menjawab kebutuhan anggotanya.
"Koperasi harus beradaptasi dengan perkembangan teknologi, memperluas jaringan usaha, serta meningkatkan kualitas produk dan layanan agar mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif,” ujar Harda.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









