Alhamdulillah, Stok Beras di Gunungkidul Alami Surplus

Akurat.co,Jogja-Wilayah Gunungkidul kerap mengalami kesulitan bahan makanan pokok utama beras karena faktor kekeringan.
Hal tersebut sempat dialami pada 2024. Tapi tahun ini, situasi berbeda. Cuaca mendukung masa tanam.
Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih bahkan mengungkapkan stok beras di wilayahnya saat ini sangat aman, bahkan mengalami surplus.
Baca Juga: Pemkot Jogja Pastikan Bahan Pangan selama Ramadhan Aman Dikonsumsi
Para petani juga memiliki tradisi menyimpan sebagian hasil panen (gabah) sebagai cadangan pangan keluarga.
“Kita sebenarnya surplus beras. Petani kita cerdas, mereka menyimpan hasil panen sebagai cadangan," kata Endah, Rabu (25/2/2026.
Hal tersebut seperti terlihat di Gapoktan Maguru di Desa Pulutan, Wonosari, Gunungkidul. Di mana stok beras di sana aman.
Endah menyebut, gapoktan juga memiliki sistem indentifikasi guna mengamankan stok.
Semisal, untuk kebutuhan rutin seperti pemenuhan beras bagi ASN yang wajib membeli produk lokal.
"Mereka tahu persis siapa anggota yang siap menyetor setiap bulan,” jelas Endah.
Baca Juga: BBPOM Yogyakarta Temukan Bahan Berbahaya Dijual Pedagang Pasar Tradisional di Sleman
Keberhasilan ini juga didukung modernisasi alat pertanian, termasuk bantuan alat penggilingan dan mobil operasional dari Bank Indonesia (BI), yang rencananya akan ditambah dengan alat pengering (dryer) untuk menjaga kualitas gabah.
Sementara itu, data Gapoktan di Gunungkidul saat ini memiliki kapasitas giling 1,5 ton/hari, dengan harga jual ke pedagang Rp12.500–Rp13.000/kg.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Bukan Lewat Skripsi, Ini Rahasia Mahasiswa UPN Jogja Lulus 3 Tahun 10 Bulan
- 2Gunakan Teknologi 'Live Streaming', Begini Jalannya Pemilihan Lurah PAW Sleman 2026
- 3Kalah dalam 3 Laga Awal, Fans PSS Berharap Finis 10 Besar
- 4Gelar Kuliah Umum, UAJY dan Komnas HAM Kupas Tuntas Hak Atas Tanah dalam Perspektif HAM
- 5Nostalgia Zaman Dulu melalui Pasar Lawas Mataram di Kawasan Masjid Gedhe Bantul
- 6Kembali Berlatih usai Libur, Skuad PSIM Fokus Kembalikan Kebugaran
- 7PLN UP3 Sedayu Jalin Kerja Sama dengan BTN Yogyakarta, Perkuat Layanan Perumahan
- 8Finis Keempat di Race 2 Aragon, Ramadhipa Jaga Asa Tembus 3 Besar Klasemen JuniorGP
- 9Finis Keempat di Race 2 Aragon, Ramadhipa Jaga Asa Tembus 3 Besar Klasemen JuniorGP
- 10Sinergi Lintas Daerah, Sleman dan Klaten Bagi Potensi Pajak Candi Prambanan Demi Dongkrak PAD





