Jogja

UAJY Perkuat Literasi Teknologi Digital Melalui Seminar Web3 Week Asia 2026

Atiek Widyastuti | 25 Februari 2026, 16:39 WIB
UAJY Perkuat Literasi Teknologi Digital Melalui Seminar Web3 Week Asia 2026

Akurat.co, Jogja - Departemen Informatika Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) bekerja sama dengan Web3 Week Asia menggelar seminar Web3 Week Asia 2026: Road to Campus.

Bertempat di Ruang Auditorium Kampus III Gedung St Bonaventura, seminar digelar akhir pekan lalu.

Hadir sebagai pembicara, Co-Founder Web3 Week Asia M Rofiq, Community Engagement Executive Tokocrypto Cresentia Chrisfabi, Tech Lead & DeFi Specialist Yanzero dan Developer Relation Base Indonesia Alex Muhammad.

"Melalui seminar ini, harapannya para mahasiswa bisa mengupgrade ilmu pengetahuan mereka terkait Web3," kata Dekan FTI UAJY, Prof Parama Kartika Dewa.
 

Senada diungkapkan Ketua Departemen Informatika UAJY, Paulus Mudjihartono. "Manfaatkan kegiatan ini untuk membuka jejaring kerjasama seluas-luasnya," ungkapnya.

Dalam sesi pemaparan, Community Engagement Executive Tokocrypto Cresentia Chrisfabi memperkenalkan berbagai fitur dan kemudahan yang ditawarkan Tokocrypto bagi pemula yang ingin mempelajari aset kripto.

“Tokocrypto memberikan banyak kemudahan bagi pemula. Di setiap minggunya kalian bisa cek di sosmed. Kita menyediakan riset mingguan crypto, dan disitu kalian bisa belajar apa yang sedang terjadi di dunia web3,” ungkap Cresentia.

Topik seputar stablecoin dan perannya dalam mempermudah berbagai model transaksi digital juga tidak luput dari bahan diskusi peserta dan pembicara.
 

Para narasumber menyoroti kemudahan konversi token ke rupiah yang dinilai semakin mendukung ekosistem transaksi digital di Indonesia.

Melalui seminar ini, diharapkan literasi serta ekosistem kripto nasional terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi digital.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.