UPN Veteran Yogyakarta Jadi Tuan Rumah Indonesia International Week 2025

Akurat.co, Jogja - Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Yogyakarta menjadi tuan rumah Indonesia International Week 2025.
Penyelenggaraan event internasional ini merupakan kerja sama antara Kementerian Kebudayaan RI dan Indonesian Student Association for International Studies (ISAFIS). Sebuah organisasi pemuda non-profit yang fokus pada isu-isu internasional.
Indonesia International Week 2025 merupakan rangkaian dari Dies Natalis ke-67 UPN “Veteran” Yogyakarta. Kegiatan diikuti 13 delegasi negara. Antara lain dari Swiss, Hongaria, Polandia, Jepang dan Republik Ceko.
Pembukaan dilakukan secara daring oleh Menteri Kebudayaan Fadli Zon. Pihaknya menyambut hangat para delegasi internasional untuk merasakan secara langsung nilai-nilai dan kebudayaan lokal Indonesia.
Baca Juga: UPN Veteran Yogyakarta Mulai Bangun Kampus Geosains di Gunungkidul
Pertemuan lintas budaya seperti ini bermanfaat untuk memperluas perspektif, memupuk empati dan memperkuat solidaritas kemanusiaan global.
"Kami berharap setelah acara ini, seluruh delegasi internasional menjadi sahabat Indonesia, membawa cerita, rasa dan pengalaman dari Indonesia ke negara Anda, ke seluruh dunia,” ujarnya.
Ia menambahkan, penyelenggaraan Indonesia International Week 2025 ini merupakan bagian dari Diplomasi Kebudayaan yang berfungsi menjembatani Indonesia dengan berbagai negara melalui kekayaan budaya lokal, seperti kesenian, musik dan makanan tradisional.
Tak hanya itu, Indonesia International Week 2025 menjadi wadah pembelajaran bagi para pemuda generasi bangsa untuk mempromosikan kebudayaan Indonesia secara global melalui inovasi.
“Indonesia International Week 2025 menjadi wadah bagi Indonesia untuk mempraktekkan Diplomasi Kebudayaan melalui pertemuan, dialog, dan belajar budaya satu sama lain,” katanya.
Baca Juga: Dewi Arimbi, Duta Wimaya Pertama UPN Veteran Yogyakarta Berhasil Lulus Cumlaude
Rangkaian Indonesia International Week 2025 dibuka dengan Seminar International bertajuk “Connecting Through Culture: Reflections on Heritage, Identity, and Collaboration” di Ruang Seminar FISIP UPN “Veteran” Yogyakarta.
Ada juga talkshow yang mengangkat tema terkait batik hingga workshop Berkain dan mini catwalk dengan tema wastra Nusantara. Para peserta juga diajak untuk menyaksikan keindahan tari tradisional Beksan Lawung.
Selama rangkaian Indonesia International Week 2025, para delegasi Internasional diajak untuk mengenal lebih dekat budaya-budaya lokal Indonesia di Yogyakarta dan Surakarta.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Sarkem Fest 2026: Upaya Pemkot Jogja dan KAI Ubah Stigma Kawasan Pasar Kembang
- 2DIY Belum Masuk Musim Hujan, Ini Penyebab Hujan dan Angin Kencang Belakangan Ini Menurut BMKG
- 3Hujan Guyur Jogja, GP Ansor Bantul Tetap Salurkan Bantuan Air Bersih
- 4Daftar Klasemen Terbaru Moto3 2026, Setelah Pole Position di Australia Posisi Veda Naik?
- 570 Ribu Warga DIY Mengangur, DPRD Dorong Anggaran Pro-Rakyat
- 65 Fakta Terbaru Veda Ega Pratama di Moto3, Pole Position di Australia, Next Sepang?
- 7Saat Kisah Timun Mas dan Nyi Roro Kidul diangkat Format Digital
- 8Serunya Murid SD Tumbuh 2 Belajar Bikin Maket Rumah di UAJY
- 9Ridho Kresna Wattimena Resmi Dilantik Jadi Rektor UPN Yogyakarta
- 10DIY Belum Masuk Musim Hujan, Ini Penyebab Hujan dan Angin Kencang Belakangan Ini Menurut BMKG









