Jogja

Ridho Kresna Wattimena Resmi Dilantik Jadi Rektor UPN Yogyakarta

Atiek Widyastuti | 27 Oktober 2026, 17:58 WIB
Ridho Kresna Wattimena Resmi Dilantik Jadi Rektor UPN Yogyakarta
Rektor UPN Veteran Yogyakarta 2026-2030, Prof Ridho Kresna Wattimena. - Istimewa

Akurat.co, Jogja - Prof Ir Ridho Kresna Wattimena, M.T., Ph.D., resmi dilantik sebagai Rektor Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Yogyakarta Periode 2026–2030.

Pelantikan dilakukan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), Prof Badri Munir Sukoco, yang mewakili Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi di Graha Diktisaintek, Gedung D lantai 2, Jakarta, Selasa (27/10/2026).

Pelantikan tersebut menandai dimulainya kepemimpinan baru UPNVY dengan sejumlah agenda strategis. Di antaranya peningkatan jumlah guru besar, penguatan daya saing perguruan tinggi, serta penjajakan transformasi kelembagaan menuju Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH).

Dalam sambutannya, Prof Badri Munir Sukoco menegaskan, pelantikan bukan sekadar pergantian pejabat atau pemenuhan prosedur administratif, melainkan amanah yang harus diwujudkan melalui pelayanan dan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara.

Baca Juga: UPN "Veteran" Yogyakarta, Terus Perkuat Kolaborasi dengan Pers

“Ukuran keberhasilan sebuah jabatan bukanlah posisi yang dicapai, melainkan manfaat dan dampak yang dihasilkan,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya membangun pendidikan tinggi yang inklusif, adaptif dan berdampak. Menurutnya, keberhasilan perguruan tinggi tidak cukup diukur dari capaian administratif dan akademik, tetapi juga dari kontribusinya terhadap masyarakat, dunia industri, pembangunan daerah dan kemajuan bangsa.

Kepada para pimpinan perguruan tinggi negeri, Prof Badri mendorong penguatan sinergi dengan pemerintah, industri, dan masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya transformasi perguruan tinggi secara bertahap, dari teaching university menuju research university, kemudian berkembang menjadi entrepreneurial university.

Ia berharap para pimpinan perguruan tinggi mampu membangun kolaborasi, mengembangkan talenta, serta menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Baca Juga: Lahan UPN Yogyakarta yang Kena Tol Tiba-tiba Bertambah, Rektor Buka Suara

Sementara itu, para pejabat fungsional dan pengawas diharapkan memperkuat profesionalisme, integritas, kompetensi, kedisiplinan, serta akuntabilitas dalam pelaksanaan tugas.

“Kebijakan yang baik tidak akan memberikan hasil optimal tanpa pelaksanaan yang tepat, terukur, dan bertanggung jawab,” tambahnya.

Usai pelantikan, Prof Ridho Kresna Wattimena menyampaikan sejumlah program prioritas yang akan menjadi fokus awal kepemimpinannya di UPN “Veteran” Yogyakarta. Salah satu agenda utama adalah meningkatkan jumlah guru besar sebagai bagian dari penguatan kapasitas akademik dan kualitas sumber daya manusia perguruan tinggi.

“Program prioritas yang paling segera adalah mengejar jumlah guru besar, yang saat ini masih sangat kurang,” kata Prof Ridho.

Baca Juga: Prodi Humas S1 UPN Veteran Yogyakarta Raih Akreditasi Unggul

Menurutnya, penguatan jumlah guru besar menjadi langkah penting untuk mendukung pengembangan pendidikan, penelitian dan inovasi di lingkungan kampus.

Upaya tersebut juga diharapkan dapat memperkuat kapasitas akademik UPN “Veteran” Yogyakarta dalam menghadapi persaingan antar perguruan tinggi.

Selain pengembangan sumber daya akademik, Prof Ridho menargetkan peningkatan peringkat dan daya saing UPN “Veteran” Yogyakarta. Ia juga menyinggung peluang transformasi kelembagaan menuju status PTN-BH yang menurutnya berpotensi terealisasi mulai tahun depan.

Agenda tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong UPN “Veteran” Yogyakarta agar semakin kompetitif, adaptif terhadap perubahan, dan mampu memperluas kontribusinya bagi masyarakat serta pembangunan nasional.

Baca Juga: Keren! Mahasiswa UPNVY Sulap Limbah Kertas Jadi Game Edukasi Budaya

Dengan kepemimpinan baru periode 2026–2030, UPN “Veteran” Yogyakarta diharapkan mampu memperkuat kualitas akademik, meningkatkan daya saing, serta mengembangkan tata kelola yang semakin baik.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya meneguhkan peran UPN “Veteran” Yogyakarta sebagai perguruan tinggi yang berkarakter bela negara, unggul dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta berdampak bagi masyarakat dan pembangunan bangsa.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.