PSS Menang Besar, Pelatih PSGC Ciamis Salahkan Kartu Merah

Akurat.co,Jogja-PSS Sleman meraih kemenangan besar dengan skor 6-0 atas PSGC Ciamis pada laga perdana I.League Cup 2026/2027 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (4/11).
Gustavo Tocantins tampil sebagai bintang dengan mencetak empat gol masing-masing menit ke-33, 45+2, 73 dan 90+2. Sedangkan dua gol lainnya dicetak oleh Dimas Drajad menit ke-49 dan 54.
Kemenangan ini menjadi angin segar bagi PSS yang pada kompetisi BRI Super League 2026/27, sedang terpuruk dengan tiga kekalahan beruntun.
Tentunya ini akan bisa lebih membakar semangat PSS untuk dapat kembali bangkit di persaingan kasta tertinggi.
Baca Juga: Jadwal I League Cup Hari Ini: PSS Jamu PSGC Ciamis
"Ini adalah pertandingan pertama kami di I.League Cup 2026/27 melawan PSGC dari Championship. Kita bisa menang dengan banyak gol. Kita harus main dengan cara kita bermain, yakni main cepat. Dan ini harus bisa selalu bermain seperti ini,” kata Pelatih Kepala PSS Sleman, Pieter Huistra pada jumpa pers usai pertandingan.
Pada pertandingan melawan PSGC yang merupakan kontestan Pegadaian Championship 2026/27, Pieter Huistra menurunkan tiga pemain asing yakni Lucas Gama, Gustavo Tocantins dan Stefan Ashkovski.
Pelatih asal Belanda itu juga memberikan apresiasinya pada semua pemain PSS yang berjuang di laga ini.
"Saya senang melihat performa semua pemain. Anak-anak muda bisa dapat menit bermain di I.League Cup, di Super League, mereka mungkin tidak mendapatkan banyak menit bermain. Termasuk Dimas Drajad yang bukan pemain muda, tapi saya juga senang dengan performanya. Dia berkontribusi untuk tim,” Pieter Huistra menambahkan.
Pelatih PSGC salahkan kartu merah
Sementara itu, Pelatih PSGC, Heri Kiswanto menyatakan kartu merah membuat kekuatan timnya sangat pincang.
Bermain dengan 10 orang, PSGC Ciamis dapat tekanan masif dari PSS Sleman. Ini membuat stamina pemain PSGC terkuras habis.
"Salah satu penyebab kekalahan hari ini karena ada kartu merah. Bermain 10 orang di kandang lawan sangat berat. Anak-anak harus kerja keras dan ini menguras tenaga. PSS Sleman berhasil memanfaatkan situasi ini dengan baik," katanya.
Baca Juga: Profil Lengkap Pelatih Baru PSIM Risto Vidakovic yang Pernah Gagal di PSS
Kendati begitu, mantan striker rimnas Indonesia era 1980-an mengapresiasi perjuangan para pemainnya.
"Kami sudah coba mengatasi jumlah pemain dengan memasukkan pemain lain untuk menjaga keseimbangan tim. Apapun hasilnya, saya respek dengan kerja keras pemain. Ini pengalaman bagus. Dan, kami harus bangkit saat melawan Garudayaksa FC nanti," tuturnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Musda Terus Ditunda, Akar Rumput Golkar Gunungkidul Ancam Melawan
- 2realme C01, HP Entry-Level Desain Mewah dan Baterai Berkapasitas Besar
- 3Catat Jadwal KA Pandawa Yogyakarta-Semarang, Beroperasi 1 Desember 2026
- 4Antisipasi Cuaca Ekstrem, DPUPKP Sleman Prioritaskan Hal Ini
- 5Kisah Pemuda di Bantul Sukses Bisnis Aquascape, Produksi Ratusan dan Dikirim ke Luar DIY
- 6DPRD DIY Soroti Anggaran Sumbu Filosofi, Zona Pengembangan 0 Persen
- 7PSS Menang Besar, Pelatih PSGC Ciamis Salahkan Kartu Merah
- 8Hingga November 2026, 2 Warga Sleman Meninggal Dunia Akibat Leptospirosis
- 9Menikmati Bakmi Jombor saat Malam, Kelezatan Bakmi Godognya Kebawa Mimpi
- 10Daftar 10 Besar Kampus Terbaik RI versi QS WUR 2027, UGM Nomor 1









