Jogja

Kebutuhan Listrik DIY Banyak di Rumah Tangga dan Pariwisata, PLN Diminta Menyesuaikan

M. Mubin Wibawa | 16 September 2025, 07:07 WIB
Kebutuhan Listrik DIY Banyak di Rumah Tangga dan Pariwisata, PLN Diminta Menyesuaikan

Akurat.co,Jogja-Kebutuhan listrik di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) lebih banyak untuk sektor rumah tangga dan dukungan wisata.

Oleh sebab itu PT. PLN diminta untuk menyesuaikan. Karakteristik DIY yang berbeda dengan daerah lain, membuat PLN harus mengikuti.

Hal tersebut disampaikan Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda DIY, Tri Saktiyana usai mendampingi Sri Sultan bertemu dengan General Manager PT. PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah dan DIY, Bramantyo Anggun Pambudi.

Pertemuan ini berlangsung di Gedhong Wilis, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta pada Senin (15/09).

“Bapak Gubernur tadi menyampaikan bahwa kebutuhan listrik khusus DIY ini lebih banyak ke rumah-rumah penduduk, kompleks-kompleks pemukiman, kemudian juga hotel dan pendukung pariwisata.

Baca Juga: Mau Dapat Diskon 20% Tiket Kereta Api? Begini Caranya...

Jadi beliau berharap supaya nanti karakter public service PLN juga harus disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.

Tri menjelaskan, karakteristik kebutuhan DIY akan listrik mungkin agak berbeda dengan provinsi yang lain. Apalagi di DIY pun keberadaan industri-industri besar masih terbatas.

Di DIY masih minim industri besar

Sektor industri yang ada lebih ke arah home industry maupun industri menengah.

“Pertemuan ini dilakukan karena adanya pergantian kepala PLN untuk wilayah Jateng dan DIY. Semoga kepala yang baru ini bisa melakukan apa yang diharapkan Bapak Gubernur,” imbuhnya.

Baca Juga: Mampu Bertahan saat Krisis, UMKM Jadi Penggerak Ekonomi Kerakyatan di Sleman

Sementara itu, General Manager PT. PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah dan DIY, Bramantyo Anggun Pambudi mengatakan, kedatangannya kali ini bertujuan untuk silahturahmi selaku pejabat baru.

Selama pertemuan, menurutnya Sri Sultan lebih menerangkan ke arah bagaimana mengembangkan DIY ke depannya.

 

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.