Akurat.co, Jogja-Bicara biaya hidup mahasiswa di Yogyakarta memang debatable alias bisa diperdebatkan.
Ada yang menganggap cukup dengan uang segini, ada juga yang berpandangan tak cukup hanya dengan jumlah uang segitu.
Pada akhirnya semua kembali ke latar belakang ekonomi mahasiswa, pilihan gaya hidup, dan prioritas masing-masing.
Berapa pun uang dikirim orangtua tak akan dirasa cukup kalau prioritas tidak ditetapkan.
Namun, ada standar minimal yang bisa semua mahasiswa penuhi kalau ingin hidup nyaman di Yogyakarta dan menyelesaikan pendidikan dengan hasil terbaik.
Baca Juga: Saat Ganjar Pranowo dan Wali Kota Jogja Kompak Bersihkan Sampah di Kali Code
Dikutip dari kisaran biaya hidup mahasiswa di Yogyakarta Fakultas Ekonomi dan Bisnis UII, terdapat standar minimal yang bisa dijadikan patokan untuk hidup ala mahasiswa.
Dikutip dari fecon.uii.ac.id, kisaran biaya hidup mahasiswa di Yogyakarta adalah dalam rentang Rp1.350.000-Rp3.550.000 per bulannya.
Biaya tersebut diperinci sesuai dengan kebutuhan utama sebagai mahasiswa per bulan.
Dimulai dari akomodasi (indekos) berada di kisaran Rp400.000-Rp1.500.000. Lalu transportasi, direntang Rp100.000-Rp300.000.
Makan antara Rp600.000-Rp1.200.000 per bulan. Buku dan alat tulis, Rp100.000-Rp250.000.
Lalu ada komunikasi/hiburan/keperluan pribadi sekitar Rp150.000-Rp300.000.
Baca Juga: Sleman Punya 8 Warisan Budaya Tak Benda, dari Kuliner hingga Mitos Gunung Merapi
Nominal di atas merupakan batas minimal dan nilai yang paling tinggi yang bisa mahasiswa di Yogyakarta ambil sebagai patokan.
Untuk angka menengahnya, mungkin bisa disimpulkan antara rentang Rp1,5 juta-Rp2 juta per bulan.
Yang jelas, sekali lagi biaya hidup dapat bervariasi tergantung pada gaya hidup dan pilihan masing-masing individu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Sarkem Fest 2026: Upaya Pemkot Jogja dan KAI Ubah Stigma Kawasan Pasar Kembang
- 2Jogja Makin Panas Menyengat! BMKG Ungkap Arti Grafik 'Warming Stripes' dan Pemicunya
- 3Profil Razzi Taruna, Mantan Manajer PSIM yang Kini jadi Direktur Olahraga Persik
- 4Stok BBM Sleman Diklaim Aman 7 Kali Lipat, Pemkab Minta Warga Tak Panic Buying
- 5Apa Itu Beras Fortifikasi? Dosen UMY Jelaskan Pengertian dan Dampaknya jika Tak Sesuai Kandungan
- 6Prediksi BRI Super League: Isenmulang vs PSIM jadi Laga Pemecah Telur bagi Tamu?
- 7Serunya Murid SD Tumbuh 2 Belajar Bikin Maket Rumah di UAJY
- 8Kalurahan Triwidadi Bangun Fasilitas Ramah Disabilitas Lewat Dana Keistimewaan
- 9Sarkem Fest 2026: Upaya Pemkot Jogja dan KAI Ubah Stigma Kawasan Pasar Kembang
- 10Serunya Murid SD Tumbuh 2 Belajar Bikin Maket Rumah di UAJY










