Padat Karya Infrastruktur Kota Jogja 2026 Serap 300 Tenaga Kerja Warga Sekitar

Akurat.co,Jogja- Program padat karya infrastruktur Pemkot Jogja menyerap 300 tenaga kerja warga sekitar.
Pelaksana Tugas Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkot Yogyakarta, Agus Arif Nugroho mengatakan atas nama Pemkot Yogyakarta dan Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo mengapresiasi program padat karya infrastruktur tahun 2026 yang telah dilaksanakan.
"Padat Karya bukan sekadar program membangun paving, talud, cor blok atau saluran air.
Baca Juga: Program Padat Karya Pemkot Jogja Serap Ratusan Tenaga Kerja Warga Sekitar
Di dalam satu kegiatan, kita membangun dua hal sekaligus yaitu membangun lingkungan dan membangun kesempatan bagi masyarakat,” kata Agus dikutip dari laman resmi Pemkot Jogja, Rabu (21/10).
Pelaksana Tugas Kepala Dinsosnakertrans Kota Yogyakarta, Patricia Heny Dian Anitasari menjelaskan kegiatan padat karya infrastruktur tahun 2026 dilaksanakan di 10 lokasi.
Kesepuluh lokasi meliputi Kelurahan Giwangan, Purbayan, Cokrodiningratan, Kricak, Tegalpanggung, Rejowinangun, Gowongan, Pringgokusuman, Patehan dan Prawirodirjan.
Infrastruktur yang dibangun berupa talud permukiman, pemasangan paving, cor blok dan saluran air hujan.
Pelaksanaan kegiatan padat karya infrastruktur tahun 2026 menggunakan anggaran mencapai sekitar Rp 2,4 miliar dari APBD.
Setiap lokasi padat karya melibatkan 30 orang tenaga kerja dari warga sekitar dengan lama pengerjaan selama 25 hari.
"Padat karya infrastruktur merupakan salah satu upaya untuk memperluas kesempatan kerja, memberikan penghasilan sekaligus meningkatkan kualitas infrastruktur di lingkungan permukiman," katanya.
Kepala Bidang Pengembangan Tenaga Kerja dan Transmigrasi Dinsosnakertrans Kota Yogyakarta, Erna Nur Setyaningsih menambahkan setiap warga yang dilibatkan sebagai pekerja dalam padat karya infrastruktur akan mendapatkan upah.
Misalnya untuk pekerja mendapat upah Rp 113 ribu/hari dengan total masa kerja 25 hari sehingga mencapai Rp 2,8 juta.
Warga yang terlibat biasanya yang belum memiliki pekerjaan maupun pekerja serabutan atau tidak tetap.
Pinitua Tuwanggana Kelurahan Tegalpanggung, Ilyas Putranta Nasution menyambut baik dan mengucapkan terima kasih kepada Pemkot Yogyakarta atas pelaksanaan program padat karya infrastruktur.
Menurutnya program itu bermanfaat untuk memperbaiki jalan kampung dan meningkatkan perekonomian masyarakat.
Dia berharap program itu dapat berlanjut tahun depan.
Baca Juga: Sasar 5.024 Pekerja, Dinas Tenaga Kerja Sleman Kembali Laksanakan Padat Karya
“Sangat bermanfaat untuk warga Tegalpanggung. Di samping perekonomiannya menggeliat dan banyak orang yang terserap jadi pekerja karena sistemnya padat karya menggunakan tenaga manusia.
Jalan ini dulu conblock dan kondisinya sudah rusak lepas-lepas. Kini sudah dipasang paving block,” tandas Ilyas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 15 Fakta Menarik Pelatih Sementara PSIM Guntur Cahyo Utomo, Pria Solo yang Pernah di Tim U-19 Indonesia
- 2Bea Cukai Jogja Berhasil Gagalkan Upaya Penyelundupan Emas 24 Karat Ilegal di Bandara YIA, Rugikan Negara Rp1,6 M
- 35 Fakta Penting Demo 2 Tahun Prabowo Gibran di Jogja, Berakhir Rusuh, Massa Duduki DPRD hingga Malam
- 4Muhammadiyah Desak Hukum Tegas Pelaku Karhutla Tanpa Pandang Bulu
- 52 Tahun Pemerintah Prabowo Gibran, Ribuan Mahasiswa Duduki DPRD DIY, Tuntut Pemerintah Lakukan Hal Ini!
- 62 Tahun Prabowo-Gibran, Mahasiswa DIY dan Tuntut 7 Hal Ini Kepada Pemerintah
- 7Hasil BRI Super League: Kalah 5 Laga Beruntun, PSIM Ingin Bangkit di Laga Berikut
- 8Antrean BBM di Jateng dan DIY Meluas, Pertamina Jamin Pasokan Aman
- 9Dikira Santri, Ini 5 Fakta Menarik Dosen FISIP UGM Media Wahyudi Askar
- 10Waspada! Satu dari 5 Anak Indonesia Alami Obesitas, Dosen UMY Ungkap Penyebabnya







