Candi Kalasan: Spot Kuno Paling Aesthetic di Pinggiran Jogja yang Enggak Boleh Terlewat

Akurat.co, Jogja - Di antara hiruk-pikuk pariwisata Jogja yang penuh warna, ada satu tempat yang vibe-nya beda banget yakni Candi Kalasan.
Lokasinya di Desa Kalibening, Sleman, dan cuma butuh waktu sekitar 20 menit dari pusat kota. Meski ukurannya enggak segede Prambanan, aura historis dari candi ini tetap kuat dan magis.
Candi Kalasan dibangun sekitar abad ke-8 oleh Wangsa Syailendra. Menariknya, candi ini jadi salah satu bukti awal penyebaran ajaran Buddha di Jawa Tengah.
Baca Juga: Ayam Goreng Cak Yunus, Kaki Lima Rasa Bintang Lima di Tengah Kota Jogja
Bukan cuma jadi tempat ibadah, bangunannya juga menggambarkan seni arsitektur yang udah maju pada masanya.
Disadur dari situs resmi Jogjaprov pada Selasa, 24 Juni 2025, detail reliefnya halus, dan beberapa bagian dindingnya dilapisi semacam semenan kuno yang disebut vajralepa.
Hal ini bikin permukaannya kelihatan mulus dan elegan banget, cocok jadi background foto.
Baca Juga: Doyan Baca Buku, Datang Yuk di Pasar Literasi di Lippo Plaza Jogja
Buat kamu yang suka healing sambil belajar sejarah, Candi Kalasan ini kombo yang pas.
Tiket masuknya pun super terjangkau, enggak bikin kantong jebol. Apalagi suasananya adem dan tenang, jauh dari keramaian wisata populer lainnya.
Tips kecil: datang pagi atau sore biar cahaya matahari pas buat foto-foto. Jangan lupa bawa air minum karena area sekitar candi lumayan terbuka.
Baca Juga: Gawat, Pakar UGM Sebut Indonesia Hadapi Ancaman Nyata Perang Iran dan Israel
Candi Kalasan bukan cuma tempat kuno, tapi juga spot Instagramable yang underrated.
Jadi, sebelum tempat ini makin ramai, sempatkan mampir dan nikmati suasana klasik khas Jawa yang enggak akan kamu temuin di tempat lain.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Hyundai STARGAZER Cartenz Resmi Meluncur, Ini Fitur Unggulannya untuk Liburan di Jogja
- 2DPRD DIY Minta Menkeu Batalkan Pemangkasan Dana Transfer Daerah
- 3392 Maba UP45 dapat Pembekalan Bela Negara
- 4DPRD DIY Berharap Menteri Keuangan Baru Pertimbangkan Pemangkasan Anggaran Daerah
- 5Sempat Diperkenalkan PSS, Kenapa Hanif Sjahbandi ke Arema?
- 6Pemkot Jogja Tertibkan 4 Reklame Besar Ilegal
- 7Jelang Derby, Kelompok Suporter PSIM dan PSS Sepakat Menjaga Keamanan
- 82 Atlet Tembak Asal Gunungkidul Perkuat Kontingen Indonesia di Asian Games ke-20
- 9Sempat Diperkenalkan PSS, Kenapa Hanif Sjahbandi ke Arema?
- 105 Fakta Penting Dugaan Pungli di Alkid Jogja yang Diungkap Pemilik Bolosego, Keraton hingga Polisi Buka Suara






