5 Fakta Unik Monumen Jogja Kembali yang Wajib Kamu Tahu

Akurat.co, Jogja - Kalau lagi ke Jogja, enggak lengkap rasanya jika belum datang ke Monjali.
Monjali alias Monumen Jogja Kembali saat ini jadi destinasi wisata edukatif yang sering didatangi para wisatawan khususnya pelajar.
Nah, disadur dari berbagai sumber pada Kamis, 26 Juni 2025, ini dia lima fakta menarik tentang Monjali yang wajib kamu tahu.
Baca Juga: Andalan Mahasiswa, Ini Warmindo yang Bikin Kamu Kerasan di Jogja
1. Monumen kenangan
Dibangun buat ngenang “Yogya Kembali” pada 29 Juni 1949
Monjali hadir sebagai peringatan momen penting saat Belanda tarik pasukan dari Yogyakarta, menandai kembalinya kota ini jadi ibu kota RI.
Ide awalnya muncul kala peringatan Yogya Kembali 1983 dan dibangun mulai 29 Juni 1985, selesai serta diresmikan Presiden Soeharto pada 6 Juli 1989.
2. Bentuknya unik: kerucut ala tumpeng
Bangunan Monjali berbentuk kerucut setinggi 31,8 meter dengan tiga lantai. Desain ini punya filosofi dalam: melambangkan syukur dan persatuan, dikelilingi kolam sebagai simbol kesucian dan penjaga dari hal negatif.
Baca Juga: Bikin Hati Adem, Kapan Bunga Amarilis di Jogja Mekar? Ini Jadwal Musimnya Guys
3. Koleksi museum lengkap dan edukatif
Di lantai satu kamu bisa jelajahi empat ruang pamer: dari Proklamasi, Gerilya, Serangan Umum Maret, hingga Yogyakarta sebagai ibu kota negara.
Lantai dua ada 10 diorama dan 40 relief berisi sejarah perjuangan. Lantai tiga, Ruang Garba Graha, biasanya jadi tempat hening buat menghormati para pahlawan.
4. Fasilitas ramah anak
Monjali menayangkan dokumenter Serangan Umum 1 Maret untuk memperkaya pengalaman sejarah kamu. Fasilitasnya juga lengkap: ada lift, kursi roda, skuter listrik, hingga perahu bebek, seru buat anak-anak dan ramah difabel.
Baca Juga: Kuliner Ingkung dan Mangut Jadi Menu Best Seller, Patut Dicobain ke Pariboro Jogja Nih
5. Tiket murah dan kapasitas acara serba guna
Tiket masuk cuma Rp 10–15 ribu (tergantung sumber). Kalau jajan ramai-ramai atau mau sewa ruang serbaguna, ada diskon untuk rombongan >30 orang, TK, dan panti asuhan.
Ruang ini sering dipakai buat workshop, seminar, bahkan resepsi pernikahan.
Monjali bukan cuma monumen, tapi juga pengalaman sejarah yang kekinian. Cocok banget buat kamu yang pengin ngulik cerita perjuangan bangsa sambil nongkrong kece dan edukatif. Jangan lupa sempatkan mampir kemari di Sleman, ya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Hyundai STARGAZER Cartenz Resmi Meluncur, Ini Fitur Unggulannya untuk Liburan di Jogja
- 2DPRD DIY Minta Menkeu Batalkan Pemangkasan Dana Transfer Daerah
- 3392 Maba UP45 dapat Pembekalan Bela Negara
- 4DPRD DIY Berharap Menteri Keuangan Baru Pertimbangkan Pemangkasan Anggaran Daerah
- 5Sempat Diperkenalkan PSS, Kenapa Hanif Sjahbandi ke Arema?
- 6Pemkot Jogja Tertibkan 4 Reklame Besar Ilegal
- 7Jelang Derby, Kelompok Suporter PSIM dan PSS Sepakat Menjaga Keamanan
- 82 Atlet Tembak Asal Gunungkidul Perkuat Kontingen Indonesia di Asian Games ke-20
- 9Sempat Diperkenalkan PSS, Kenapa Hanif Sjahbandi ke Arema?
- 105 Fakta Penting Dugaan Pungli di Alkid Jogja yang Diungkap Pemilik Bolosego, Keraton hingga Polisi Buka Suara









