Ungkrung Goreng, Camilan Kepompong Ulat Jati yang Gurih dan Kaya Protein

Akurat.co, Jogja - Kabupaten Gunung Kidul sangat menarik untuk dijelajahi wisatanya, Kabupaten yang berada di Selatan Jogja ini memiliki beragam kuliner yang unik dan wajib dicoba.
Berbeda dari kebanyakan kuliner yang banyak ditemui saat di Kota Jogja, Gunung Kidul punya hal unik tersendiri soal kuliner yang disajikan bagi pecinta masakan khas dan tradisional.
Baca juga: Menjelajahi Kedung Parang Bantul yang Punya Panorama Mirip Hawaii
Kuliner tradisional tersebut adalah Ungkrung Goreng, salah satu makanan khas yang berbahan dasar kepompong ulat jati yang memiliki rasa gurih dan kaya akan protein yang baik untuk tubuh.
Ungkrung Goreng tidak hanya sekedar makanan bagi kebayakan warga Gunung Kidul, kuliner unik dan khas ini sudah menjadi warisan budaya yang harus dan terus dijaga kelestariannya.
Baca juga: Museum Ullen Sentalu; Destinasi Wisata Budaya yang Menarik untuk Dikunjungi
Selain itu, camilan kepompong ulat jati ini menjadi salah satu contoh bagaimana masyarakat Gunung Kidul memanfaatkan hasil alam dengan sangat baik untuk dijadikan sumber makanan yang bergizi.
Proses pengolahan ungkrung goreng dilakukan dengan sangat teliti, pembersihannya meliputi bulu-bulu dan kotoran yang menempel pada kepompong ulat jati, dan pengukusan kepompong agar menghilangkan racun.
Baca juga: Ngadem di Tankaman Natural Park Kaliurang; Hawanya Sejuk dan Cocok Buat Ngopi
Setelah dibersihkan dengan teliti, Ungkrung akan lanjut pada proses racikan bumbu yaitu dengan bawang putih dan garam baru kemudian digoreng.
Camilan khas Gunung Kidul ini merupakan kuliner musiman, yaitu pada awal musim hujan ketika daun jati mulai tumbuh, banyak masyarakat akan mencari ungkrung untuk dikonsumsi ataupun dijual.
Cita rasa ungkrung goreng ini sangat gurih, mirip dengan udang goreng dengan tekstur renyah di luar dan lembut di dalam, sehingga banyak warga yang cocok dan menyukai rasa ungkrung goreng.
Namun, hati-hati jika memiliki alergi makanan seperti udang maupun kepiting, karena jika tidak cocok, alergi makan ungkrung goreng akan mengalami reaksi serupa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Dispar Bantul Gelar Pameran Layang-Layang 'Akasa Cangkring' di Pantai Cangkring
- 2Lewat Program Masdaku, Diskop UKM Sleman Dorong 111 Ribu UMKM Go Digital
- 3Satu Tahun Wajah Baru Pasar Godean: Ada Pembagian 4.000 Porsi Makanan Gratis!
- 4KPU dan Bawaslu Sleman Sinkronisasi Data Pemilih Triwulan III 2026
- 5UAJY Gelar International Cross Cultural Day 2026 di Yogyakarta, Pertemukan Budaya Berbagai Negara
- 6Pilihan Warna Baru New Honda Stylo 160: Tampil Lebih Retro dan Premium!
- 7Liga Seri A Askab PSSI Sleman 2026 Resmi Bergulir, Diikuti 8 Tim
- 8Kontingen Bantul Raih Juara Umum PORPRISA DIY 2026
- 9Kalah dalam 3 Laga Awal, Fans PSS Berharap Finis 10 Besar
- 10UGM Kembangkan Gula Semut Kulon Progo jadi Produk Ekspor




