Jogja

Dukung 19 Juta Lapangan Kerja Pemerintah, UMY Kembangkan 33 Startup

Haris Ma'ani | 29 Oktober 2026, 06:17 WIB
Dukung 19 Juta Lapangan Kerja Pemerintah, UMY Kembangkan 33 Startup
Potret udara kampus UMY. -foto: umy.ac.id

Akurat.co,Jogja-UMY melakukan terobosan menarik dalam pengembangan kewirausahaan mahasiswa.

Sepanjang 2025, UMY mencatat 33 usaha rintisan atau startup dalam program inkubasi bisnis yang melibatkan pendampingan dosen dan alumni.

Upaya ini juga sebagai kontribusi perguruan tinggi dalam membuka lapangan kerja.

Wakil Rektor Bidang Pendidikan, Kewirausahaan, dan Alumni UMY, Zuly Qodir menilai kampus perlu membekali lulusan dengan kemampuan memasuki dunia kerja sekaligus mengembangkan usaha.

Baca Juga: Apa Itu Beras Fortifikasi? Dosen UMY Jelaskan Pengertian dan Dampaknya jika Tak Sesuai Kandungan

Zuly menekankan bahwa penciptaan lapangan kerja membutuhkan keterlibatan berbagai pihak.

Ia menyinggung target pemerintah membuka 19 juta lapangan kerja sebagai tantangan yang juga perlu direspons perguruan tinggi.

“Pemerintah mengatakan dan mempersiapkan 19 juta lapangan pekerjaan ya, tapi masih jauh. Masih banyak yang belum ada.

Sehingga bagaimana perguruan tinggi memberikan kontribusi untuk membuat lapangan pekerjaan, tidak hanya nunggu dari pemerintah,” ujar Zuly dikutip dari laman resmi UMY, Kamis (29/10).

Target 19 juta lapangan kerja tersebut merupakan target nasional hingga 2029, bukan target penciptaan pekerjaan oleh UMY.

Inkubasi Bisnis untuk Mengembangkan Usaha Mahasiswa

Menurut Zuly, penguatan program kewirausahaan menjadi salah satu langkah kampus untuk memperluas pilihan karier lulusan.

Melalui pendampingan, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan usaha yang berkelanjutan dan berpotensi menyerap tenaga kerja.

UMY melibatkan dosen serta alumni yang berpengalaman di dunia usaha dalam program inkubasi bisnis tersebut.

“Kita kebetulan punya inkubasi bisnis di kalangan mahasiswa yang didampingi para dosen, juga para alumni yang telah sukses di dalam dunia usaha. Ada 33 startup pada tahun 2025 yang lalu,” ungkapnya.

Baca Juga: Waspada! Satu dari 5 Anak Indonesia Alami Obesitas, Dosen UMY Ungkap Penyebabnya

Zuly berharap usaha rintisan mahasiswa dapat terus berkembang sehingga membuka kesempatan kerja bagi lulusan UMY maupun perguruan tinggi lain.

“Sehingga nanti startup yang sudah ada itu bisa merekrut teman-teman yang baru lulus dari perguruan tinggi ini ataupun dari perguruan tinggi yang lain,” katanya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.