Jogja

Pembangunan Jalan Tol Solo-Yogya-YIA Masuki Tahap Konstruksi, Pembebasan Lahan Capai 89,3 Persen

M. Mubin Wibawa | 25 Juli 2025, 08:05 WIB
Pembangunan Jalan Tol Solo-Yogya-YIA Masuki Tahap Konstruksi, Pembebasan Lahan Capai 89,3 Persen

Akurat.co,Jogja-Pembangunan jalan tol Solo-Yogyakarta-Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) terus berjalan.

Saat ini, segmen SS Purwomartani–Maguwoharjo telah memasuki tahap konstruksi 9,43 persen, dengan progress pembebasan lahan mencapai 89,83 persen.

Pembangunan jalan tol Solo-YIA yang merupakan Proyek Strategis Nasional tak lepas dari penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) atas penggunaan Tanah Kesultanan, yang diserahkan secara simbolis dalam acara Serat Kekancingan di Keraton Yogyakarta.

Baca Juga: Keraton Yogyakarta Sewakan Lahan untuk Jalan Tol Rp1.000an per Meter per Bulan

Pihak Keraton Yogyakarta menyewakan lahan seluas 320.000 meter persegi untuk proyek jalan tol dengan skema jangka panjang.

Dalam kesepakatan, pemerintah menyewa lahan tersebut dengan harga Rp12.500 per meter per tahun, senilai Rp1.000an per bulan atau setara Rp500.000 per meter untuk jangka waktu 40 tahun.

Total nilai sewa mencapai Rp160 miliar. Namun jika dibandingkan dengan manfaat proyek jalan tol yang berskala strategis nasional, angka tersebut tergolong sangat rendah secara proporsional.

Untuk proyek Tol Solo–Yogyakarta–Kulon Progo (YIA), lahan yang digunakan mencapai 245.302 meter persegi, terdiri dari 177 bidang tanah desa dan 17 bidang Sultan Ground. Proyek ini terbagi dalam tiga tahap.

Baca Juga: Berikut Prakiraan Cuaca Di DIY Jumat 25 Juli 2025

Ruas Klaten–Prambanan telah selesai dan kini beroperasi tanpa tarif. Sementara ruas Prambanan–Purwomartani telah mencapai progres 78,93 persen.

Adapun ruas lainnya, seperti Purwomartani–Maguwo dan JC Sleman–Trihanggo, masih dalam tahap pembangunan. Tol ini ditargetkan beroperasi penuh pada 2028.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.