Jogja

Pengurus Pondok Pesantren Bakal Berkumpul di Yogya, Bahas Apa?

Yudi Permana | 8 Agustus 2025, 09:05 WIB
Pengurus Pondok Pesantren Bakal Berkumpul di Yogya, Bahas Apa?

Akurat.co, Jogja - Forum Percepatan Transformasi Pesantren (FPTP) Regional DIY akan menyelenggarakan "Konferensi Regional Pesantren: Menguatkan Kemandirian dengan Adaptasi dan Inovasi" di Hotel Grand Tjokro DIY, Minggu (10/08/2025).

Konferensi akan menghadirkan beberapa narasumber utama.

Diantaranya, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Prof Stella Christie, Pimpinan PP Amanatul Ummah Mojokerto yang dinobatkan sebagai The Best Islamic Boarding School in Excellent Quality Programme of The Year 2023, Prof Asep Saifuddin Chalim dan masih banyak lain.

Baca Juga: Kenalkan Program Inovasi Sekawan, BNNK Sleman Gandeng Pengelola Wisata

Konferensi regional ini diselenggarakan sebagai respons atas pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan yang berdampak besar pada dunia pendidikan, termasuk pesantren.

Dalam forum ini, para pimpinan pesantren dan lembaga pendidikan yang berada di bawahnya diajak untuk memikirkan perlunya melakukan transformasi digital agar sistem pendidikan pesantren tetap relevan dan mampu beradaptasi di era disrupsi teknologi.

"Sebanyak 300 pengasuh pondok pesantren, kepala sekolah/madrasah di lingkungan pesantren se-DIY akan hadir dalam acara Konferensi Regional Pesantren 2025 ini," kata Nilzam Yahya selaku Ketua FPTP dalam jumpa pers di Bantul, Kamis (07/08/2025).

Ada tiga topik penting akan dibahas dalam pertemuan tersebut. Pertama, kesiapan pesantren menghadapi disrupsi kecerdasan buatan. Kedua, daya tawar lulusan pesantren dalam dunia kerja. Ketiga, langkah transformasi yang bisa dilakukan.

Baca Juga: Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto Kagumi Gunungkidul sebagai Lumbung Benih, Atasi Alam yang Menantang

Di Indonesia ada sekitar 42 ribu pesantren. Jika 1 pesantren bisa mensejahterakan sedikitnya 500 warga, maka secara jika pesantren eksis dan berdaya akan mampu mengentaskan sedikitnya 20 juta warga dari kemiskinan.

"Di DIY sendiri ada sekitar 600 pesantren dengan berbagai lembaga pendidikan dan pemberdayaannya.

Dengan jumlah itu, maka setidaknya pesantren di DIY bisa mengentaskan 300 ribu warga miskin naik menjadi sejahtera," ungkap Umaruddin Masdar Sekretaris FPTP yang juga selaku Wakil Ketua DPRD DIY.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.