Pemkab Bantul Beri Uang Saku Rp15 Juta Per KK yang Ikut Program Transmigrasi

Akurat.co,Jogja-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul memberikan uang saku bagi para keluarga yang ikut program transmigrasi.
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengatakan, daerahnya turut aktif dalam mengikuti dan mengirimkan SDM sebagai tenaga-tenaga terampil untuk mengikuti transmigrasi.
Oleh karenanya, melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, terus berkomunikasi dan berbenah dengan menyediakan pelatihan dan sosialisasi bagi para transmigran yang akan dikirim.
"Kita juga selalu aktif memberikan sosialisasi terkait program transmigrasi bagi masyarakat serta pelatihan agar warga yang kita kirim terbekali dengan ilmu yang memadai dan siap," ujar Abdul Halim dilansir dari laman resmi pemkab.
Baca Juga: Komunitas Penyintas Stroke Yogyakarta, Tempat Berbagi Asa dan Kegembiraan Bersama
Bupati juga mengatakan bagi warga Bantul yang maumengikuti program transmigrasi, Pemkab Bantul menyediakan uang saku sebesar Rp 15 juta untuk satu kepala keluarga.
Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, mengatakan bahwa Kabupaten Bantul merupakan daerah yang turut aktif dalam mengikuti dan mengirimkan SDM Kabupaten Bantul sebagai tenaga-tenaga terampil untuk mengikuti transmigrasi.
Oleh karenanya, melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, terus berkomunikasi dan berbenah dengan menyediakan pelatihan dan sosialisasi bagi para transmigran yang akan dikirim.
"Kita juga selalu aktif memberikan sosialisasi terkait program transmigrasi bagi masyarakat serta pelatihan agar warga yang kita kirim terbekali dengan ilmu yang memadai dan siap," tegas Abdul Halim.
Bupati juga mengatakan bagi warga Bantul yang maumengikuti program transmigrasi, Pemkab Bantul menyediakan uang saku sebesar Rp 15 juta untuk satu kepala keluarga.
Sementara itu, Dirjen Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi, Sigit Mustofa Nurudin mengatakan, kementerian saat ini meluncurkan lima program unggulan atau 5T.
Baca Juga: Sleman Raih Penghargaan Kabupaten Layak Anak Tingkat Nindya
Yaitu, Transmigrasi Tuntas, Transmigrasi Lokal, Transmigrasi Patriot, Transmigrasi Karya Nusa, dan Transmigrasi Gotong Royong.
"Transmigrasi baru adalah transformasi transmigrasi dengan selogan transmigrasi kesejahteraan untuk semua artinya yang diberangkatkan sejahtera dan masyarakat setempat juga sejahtera," terang Sigit di sela-sela acara Transmigrasi Fest & Culture 2025 di Lapangan Paseban Bantul, Sabtu (9/8/2025).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Hyundai STARGAZER Cartenz Resmi Meluncur, Ini Fitur Unggulannya untuk Liburan di Jogja
- 2DPRD DIY Minta Menkeu Batalkan Pemangkasan Dana Transfer Daerah
- 3392 Maba UP45 dapat Pembekalan Bela Negara
- 4DPRD DIY Berharap Menteri Keuangan Baru Pertimbangkan Pemangkasan Anggaran Daerah
- 5Sempat Diperkenalkan PSS, Kenapa Hanif Sjahbandi ke Arema?
- 6Pemkot Jogja Tertibkan 4 Reklame Besar Ilegal
- 7Jelang Derby, Kelompok Suporter PSIM dan PSS Sepakat Menjaga Keamanan
- 82 Atlet Tembak Asal Gunungkidul Perkuat Kontingen Indonesia di Asian Games ke-20
- 9Sempat Diperkenalkan PSS, Kenapa Hanif Sjahbandi ke Arema?
- 105 Fakta Penting Dugaan Pungli di Alkid Jogja yang Diungkap Pemilik Bolosego, Keraton hingga Polisi Buka Suara









