Jogja

3 Teladan Sri Sultan HB X bagi Pejabat RI, Mobil Tak Pakai Strobo, Tak Serobot Lampu Merah

Yudi Permana | 20 September 2025, 06:40 WIB
3 Teladan Sri Sultan HB X bagi Pejabat RI, Mobil Tak Pakai Strobo, Tak Serobot Lampu Merah

Akurat.co,Jogja-Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X bisa menjadi teladan pejabat Republik Indonesia (RI) tentang bagaimana ia membawa diri dalam masyarakat.

Meski juga Raja Jogja sekaligus, Sultan memiliki sifat rendah hati sebagai pejabat publik.

Saat ramai protes penggunaan strobo "Stop Tot Tot Wuk Wuk", sudah sejak lama Sultan sama sekali tak menggunakan itu di kendaraannya.

Baca Juga: Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu-Minggu, 20-21 September 2025

Mari kita simak 3 teladan Sultan HB X tentang perilaku sebagai pejabat yang bisa ditiru.

1. Sultan tak menggunakan strobo

Mobil dinas Sri Sultan HB X dipastikan tak memakai strobo.

Hal tersebut disampaikan Ditya Nanaryo Aji, Pranata Hubungan Masyarakat Ahli Madya (Koordinator Humas) IKP Dinas Kominfo DIY.

Ia menegaskan bahwa mobil dinas milik Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), tidak menggunakan strobo.

"Ya karena beliau (Sultan) mungkin merasa bahwa hal tersebut tidak perlu. Perjalanan sehari-hari beliau dari Keraton kilen ke kantor juga dekat. Cenderung landai, tidak macet,” ujarnya.

2. Tanpa pengawalan

Sri Sultan juga jarang menggunakan fasilitas pengawalan untuk agenda kedinasan.

Banyak dijumpai video-video Sultan turun dari mobil begitu saja saat menghadiri acara-acara resmi dan protokoler yang ribet.

"Beliau juga jarang menggunakan fasilitas pengawalan untuk agenda-agenda kedinasan lain. Misal kunjungan ke kabupaten atau kota. Jarang sekali beliau menggunakan pengawalan,” ujar Ditya.

Baca Juga: Daftar 5 Kota Terbaik di Indonesia dalam Transformasi Digital 2025, Kota Jogja Urutan Berapa?

3. Tak serobot lampu merah

Keteladanan Sri Sultan HB X berikut adalah tidak menyerobot lampu merah.

Mungkin jamak ditemui kalau pejabat biasanya dengan enteng menyerobot lampu merah.

Sri Sultan HB X tidak. Ia lebih memilih menaati rambu. Sudah banyak warga Jogja melihat fenomena tersebut.

Dalam kesederhanaan, Sultan HB X seolah mengajarkan bahwa pemimpin memang harus bisa menjaga perasaan rakyatnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.