Bus Pariwisata Dilarang Lewat Tugu Jogja, Ini Rekayasa Lalu Lintasnya

Akurat.co, Jogja-Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Yogyakarta mulai membatasi kendaraan besar, seperti bus pariwisata melewati Tugu Jogja sebagai bagian dari Sumbu Filosofi.
Kebijakan ini merupakan langkah awal untuk menata kembali arus kendaraan di sekitar Tugu, yang kerap padat karena meningkatnya volume kendaraan wisata.
Baca Juga: Tarif Terbaru Parkir Mobil dan Motor di Stasiun Tugu Yogyakarta
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo menyampaikan bahwa pembatasan kendaraan besar merupakan bagian dari upaya mengurangi beban lalu lintas pada kawasan strategis di Sumbu Filosofi Kota Yogyakarta, termasuk Tugu dan Titik Nol Kilometer.
Rekayasa lalu lintas
Hasto mengungkap kebijakan akan diberlakukan kepada bus-bus yang hanya akan membawa penumpang ke Malioboro atau tak menginap.
Bus dari arah timur tidak diperkenankan melewati Tugu. Nantinya diarahkan lewat Kridosono, parkir di Menara Kopi.
“Saya akan mengurangi beban tekanan terhadap wilayah-wilayah strategis di Sumbu Filosofi, contoh di Tugu," tegasnya.
Baca Juga: Di Jam Kerja, Penumpang KAI Commuter Dari Stasiun Tugu Yogyakarta Tembus Segini
Kepala Bidang Angkutan Jalan dan Keselamatan Lalu Lintas Dishub Kota Yogyakarta, Hary Purwanto, menegaskan bahwa uji coba Manajemen Rekayasa Lalu Lintas (MRLL) ini merupakan bagian dari upaya menciptakan kawasan Tugu yang lebih ramah bagi wisatawan dan pejalan kaki.
“Uji coba sudah dimulai sejak akhir Oktober kemarin, evaluasi segera kami lakukan dan kaji ulang, termasuk berkaitan dengan manajemen lalu lintas di Jembatan Kleringan karena akan adanya perbaikan Jembatan Kewek,” terangnya.
Begitu juga soal manajemen rekayasa lalu lintas menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) untuk akses di kawasan Malioboro, lanjut Hary.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Pemda DIY Gelar Lomba Desa/Kampung Wisata 2026, Berikut Daftar Pemenangnya
- 2PLN Yogya Edukasi 175 Siswa SDN di Bantul tentang Hemat Listrik
- 3PB Djarum Juara Umum Piala Raja Hamengku Buwono X 2026, Borong 21 Medali
- 4Pilihan Warna Baru New Honda Stylo 160: Tampil Lebih Retro dan Premium!
- 5Liga Seri A Askab PSSI Sleman 2026 Resmi Bergulir, Diikuti 8 Tim
- 6Kontingen Bantul Raih Juara Umum PORPRISA DIY 2026
- 7Meninggal di Usia 67 Tahun, Ini Kisah Hidup Den Baguse Ngarso
- 8Satu Tahun Wajah Baru Pasar Godean: Ada Pembagian 4.000 Porsi Makanan Gratis!
- 9Pilihan Warna Baru New Honda Stylo 160: Tampil Lebih Retro dan Premium!
- 10Kena Hukuman Tambahan Kartu Merah, Purzycki Absen Lawan Persija




