Libur Nataru, Dispar Sleman Keluarga SE Uji Kelaikan Fasilitas Wahana Wisata

Akurat.co, Jogja - Dinas Pariwisata (Dispar) Sleman mengeluarkan Surat Edaran (SE) tentang Penyelenggaraan Kegiatan Wisata yang Aman, Nyaman dan Menyenangkan pada saat libur Natal 2026 dan Tahun Baru 2026.
SE bernomor 003/1986 Tahun 2025 tersebut ditujukan kepada GM Candi Prambanan dan Ratu Boko, PT TWC/In Journey Destination
Management, Ketua BPC PHRI Sleman, Ketua IHGMA Sleman, pengelola hotel dan restoran serta wisata di Sleman. Seperti jeep wisata, desa wisata hingga pusat perbelanjaan.
Hal yang ditekankan dalam SE ini memastikan pelaksanaan SOP, standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di destinasi pariwisata dan usaha wisata secara ketat.
Baca Juga: Akasia Resto Yogyakarta, Pengalaman Kuliner dengan View Laut Nan Indah
"Termasuk melakukan uji petik keamanan dan kelaikan serta melakukan perawatan terhadap fasilitas/wahana usaha secara berkala," kata Kepala Dispar Sleman Edy Winarya, Minggu (14/12/2025).
Uji petik dan kelaikan ini terutama diperuntukkan bagi wahana dengan tingkat risiko secara rutin. Tak ketinggalan untuk segera melakukan perbaikan terhadap fasilitas/wahana jika terdapat kerusakan untuk menjamin keamanan dan keselamatan karyawan dan wisatawan.
Selain aspek teknis, mitigasi bencana alam dan non alam juga menjadi perhatian utama. Terutama bagi destinasi yang berada di kawasan rawan bencana.
Pengelola diimbau tidak mengorbankan keselamatan demi mengejar lonjakan kunjungan wisatawan selama periode liburan.
Baca Juga: 5 Alasan Kenapa Borobudur Sering Dianggap di Jogja, Padahal Letaknya di Jawa Tengah
"Harus diperhatikan juga kapasitas daya tampung pada daya tarik wisata untuk memberikan kenyamanan bagi wisatawan dalam melakukan kegiatan wisata dan menghindari terjadinya potensi kerusakan lingkungan," jelasnya.
Di momen libur akhir tahun, Dispar Sleman menargetkan 250-300 ribu wisatawan. Jumlah tersebut optimis akan didapat dalam rentan antara tanggal 22 Desember 2025 - 4 Januari 2026.
Untuk target belanja wisatawan berada diantara Rp 750 ribu hingga Rp 1 juta. Target durasi lama tinggal wisatawan berada dalam rentang 1-2 hari.
Estimasi perputaran uang berada dalam kisaran Rp 187,5 milyar hingga Rp 600 miliar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Pemda DIY Gelar Lomba Desa/Kampung Wisata 2026, Berikut Daftar Pemenangnya
- 2PLN Yogya Edukasi 175 Siswa SDN di Bantul tentang Hemat Listrik
- 3PB Djarum Juara Umum Piala Raja Hamengku Buwono X 2026, Borong 21 Medali
- 4Pilihan Warna Baru New Honda Stylo 160: Tampil Lebih Retro dan Premium!
- 5Kontingen Bantul Raih Juara Umum PORPRISA DIY 2026
- 6Liga Seri A Askab PSSI Sleman 2026 Resmi Bergulir, Diikuti 8 Tim
- 7Meninggal di Usia 67 Tahun, Ini Kisah Hidup Den Baguse Ngarso
- 8Satu Tahun Wajah Baru Pasar Godean: Ada Pembagian 4.000 Porsi Makanan Gratis!
- 9Pilihan Warna Baru New Honda Stylo 160: Tampil Lebih Retro dan Premium!
- 10Kena Hukuman Tambahan Kartu Merah, Purzycki Absen Lawan Persija








