Akurat.co, Jogja - Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Penanggulangan Bencana (PB) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman mengupdate dampak angin kencang yang melanda Sleman, Sabtu (31/01/2026).
Hingga Minggu (01/02/2026) pukul 15.00 WIB, setidaknya ada 206 titik yang terdampak.
Tersebar di tiga kapanewon atau kecamatan. Kalasan, Ngemplak dan Moyudan. Selain angin kencang, juga ada longsor. Di Tamanmartani Kalasan dan Sambirejo Prambanan.
"Total dampak angin kencang ada di 206 titik. Selain itu juga ada tebing longsor di dua lokasi," kata Kepala Pelaksanaan BPBD Sleman, Haris Martapa, Minggu (02/01/2026).
Baca Juga: Izin Pemanfaatan TKD Turun, Kalurahan Glagaharjo Cangkringan Sleman Siap Kembangkan Teras Merapi
Kalurahan Tamanmartani Kalasan jadi wilayah dengan jumlah paling banyak yang terdapat. Ada 73 titik.
Ada 44 rumah rusak ringan, 37 pohon tumbang, tiga kandang ternak rusak, jaringan listrik dan satu fasilitas pendidikan.
Di Kalurahan Selomartani Kalasan, ada 67 dampak kerusakan. Seperti 58 pohon tumbang, 45 rumah rusak ringan, 1 rumah rusak berat, 1 tempat usaha, 4 Fasilitas pendidikan, 4 titik jaringan listrik, 1 kandang, 2 titik jaringan internet, 1 fasilitas umum dan satu unit mobil.
Di Kalurahan Tirtomartani tercatat ada 17 titik dampak kerusakan. Ada 11 pohon tumbang, 6 rumah rusak ringan, 2 rumah rusak berat, 2 tempat usaha, 2 titik jaringan listrik, 1 kandang, 1 fasilitas umum, 1 unit mobil, 2 unit motor dan 4 orang luka ringan.
Baca Juga: Pemkot Jogja Kuliahkan Anak dari Keluarga Miskin, Wujudkan Satu Keluarga Satu Sarjana
Kalurahan Purwomartani ada 13 titik dampak kerusakan. Ada 19 pohon tumbang, 3 rumah rusak ringan, 1 tempat usaha, 2 titik jaringan listrik, 1 kandang dan 1 fasilitas umum.
Ada juga longsor di dua titik. Tamanmartani Kalasan dan Sambirejo Prambanan.
"BPBD Sleman juga telah menyerahkan bantuan logistik bagi korban terdampak," jelasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 15 Fakta Penting Demo 2 Tahun Prabowo Gibran di Jogja, Berakhir Rusuh, Massa Duduki DPRD hingga Malam
- 2Muhammadiyah Desak Hukum Tegas Pelaku Karhutla Tanpa Pandang Bulu
- 3Jogja Makin Panas Menyengat! BMKG Ungkap Arti Grafik 'Warming Stripes' dan Pemicunya
- 4Dikira Santri, Ini 5 Fakta Menarik Dosen FISIP UGM Media Wahyudi Askar
- 5Hasil BRI Super League: Kalah 5 Laga Beruntun, PSIM Ingin Bangkit di Laga Berikut
- 6Yashinta: Ekonomi Kreatif DIY Terhambat Perda
- 7Lahan UPN Yogyakarta yang Kena Tol Tiba-tiba Bertambah, Rektor Buka Suara
- 8Waspada! Satu dari 5 Anak Indonesia Alami Obesitas, Dosen UMY Ungkap Penyebabnya
- 9Buang Sampah di Sungai, Warga Kota Jogja Bakal Kena Sanksi
- 1030 Tempat Kuliner Jogja Terkenal Enak, Siap Manjakan Lidahmu










